Tampilkan postingan dengan label Video Porno. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Video Porno. Tampilkan semua postingan

Bukti Video Mesum DPR Ternyata Hoax

Written By Unknown on Senin, 30 April 2012 | 09.13

kronologis dan ciri kepalsuan (hoax) video mesum DPR

kronologisnya dari yg gw tahu gini

1. Mr.X yang d duga EGM menelepon IRNews untuk membuka situs kilikitik.net(kata irnews)
2. Pemilik IRNews adalah George Toitsuta(TNI)
3. selang kurang dari sejam setelah berita d muat IRNews kilikitik langsung d tutup, artinya yg nelpon sama yg punya site idientik/dekat.
4. Ruhut sitompul(Demokrat) yang ngaku2 uda nntn setelah d tanya d twitternya ngomong kalau videonya sudah dihapus(padahal mgkn ga ada)
5. Roy Suryo(Demokrat) baru liat pic uda koar2 asli, padahal ga punya video
6. polisi nyari2 videonya sampe minta sama wartawan tapi tetep ga ada
7. Dr.Karolin Bokapnya adalah Gubernur kalbar yang akan mencalonkn diri kembali dalam waktu dekat, muncul teori konspirasi baru(masih belum pasti) bahwa salah satu balon gubernur kalbar yaiitu "Mayjen H. Armyn Alianyang"(TNI) berkonspirasi dengan George Toitsuta yg merupakan temannya d TNI untuk menjatuhkn citra gubernur kalbar saingannya. TNI sendiri memiliki benang merah dengan demokrat yang mana SBY adalah ex-TNI.
8. video ga pernah beredar, hanya gambar capture yang beda resolusi, pencahayaan dan lokasi, dalam pic ada yang ranjang warna coklat, ada yang pojok ranjang warna hitam, bentuk ranjangnya jg beda, pic capturenya saya attach. dan lagi muka Dr.Karolin itu pasaran sekali, gw perhatikn foto blur itu malah lebih mirip Puan Maharani ) .


CEK GAMBAR INI, WARNA DAN BENTUK RANJANG BERBEDA!!!
(cek yg saya kasi angka 1 & 2)



credit : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=14200073
09.13 | 3 Komentar | Read More

Kaus Video Porno Mirip Anggota DPR - Kadiv Humas Polri: Saya Butuh Videonya

Written By Unknown on Jumat, 27 April 2012 | 11.31


"Saya butuh videonya, kami butuh bagaimana video yang akuratnya," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Saud Usman Nasution. yg betul....


Polri hingga saat ini belum memiliki bukti rekaman ataupun video yang sempat beredar di dunia maya dan jejaring sosial. Polri baru mengetahui kabar tersebut dari pemberitaan yang mewarnai media beberapa hari belakangan.

"Kita akan melihat apakah video asli apa tidak jangan-jangan direkayasa, Polri butuh videonya," ujar Saud.

Serupa dengan kasus Ariel, Polri belum akan memanggil pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Langkah awal yang akan dilakukan Polri adalah menyelidiki pihak yang pertama kali melakukan upload di dunia maya.

"Pertama kita cari rekamannya, baru kita cari yang pertama melihat, di-upload di dunia maya. Kita tidak bisa langsung memanggil seseorang," papar Saud.

Kendala yang dihadapi Polri dalam penyelidikan video porno itu adalah jejak video dari situs yang diduga pertama kali meng-upload visual adegan tersebut sudah tidak bisa dibuka.

"Sehingga kalau ada videonya bantu kami," ujar Saud.

Bila video tersebut sudah di tangan Polri, pihaknya akan memanggil nama-nama yang diduga ada di dalam video tersebut.

"Semuanya akan kita mintai keterangan," kata Saud.
11.31 | 1 Komentar | Read More

Aria Bima dan Caroline Bantah Ada di Video Porno - Video Porno Mirip Anggota Dewan

Written By Unknown on Kamis, 26 April 2012 | 11.36


Kontroversi beredarnya video porno mirip anggota DPR semakin menghangat. Politisi Senayan dari PDIP Aria Bima (sebelumnya disebut berinisial AB, Red) yang namanya ikut terseret, akhirnya angkat bicara. "Ini adalah pembunuhan karakter," kata Bima kepada wartawan di gedung DPR, kemarin (25/4).

Ketika memberikan penjelasan resmi di ruang rapat Fraksi PDIP yang berada di lantai 7 gedung nusantara I, Bima tidak didampingi satupun pimpinan atau anggota fraksi yang lain. "Tapi, saya mengklarifikasi ini atas perintah fraksi," imbuh anggota Komisi VI DPR, itu.

Pasca beredarnya video porno, Bima mengaku telah berkomunikasi dengan KMN yang disebut mirip dengan perempuan yang muncul dalam video memalukan itu. Bima mengontak KMN terkait dengan rencananya melakukan klarifikasi kepada publik. Seperti Bima, KMN juga anggota fraksi PDIP. KMN yang belakangan diakui Bima sebagai Karolin Margret Natasa itu adalah anggota Komisi IX.

Bima mengatakan, saat saling kontak itu, Karolin juga menegaskan kalau perempuan di video itu bukan dirinya. "Mbak Karol mengatakan gambar (porno) itu mengada-ada dan tidak benar. Sama Mas Adhy (Adhy Nugroho, Red) suaminya, saya juga tanyakan. Mas Adi juga mengatakan itu tidak benar. Nanti akan ada klarifikasi dengan pengacaranya," ungkap Bima.

Sebelumnya, anggota DPR dari Partai Demokrat Roy Suryo sudah mempelajari sejumlah kolase foto adegan yang diambil dari source asli video porno tersebut. Menurut dia, tidak ada rekayasa atau editing apapun terhadap sosok perempuan yang terlihat dalam kolase foto itu. Sedangkan, sosok pasangan prianya memang tidak terlihat.

"Sulit dibantah atau disangkal kalau perempuan itu memang yang disebut-sebut anggota DPR," tegas anggota Komisi I, itu.

Saat pemilu lalu, Karolin yang maju di daerah pemilihan (dapil) Kalbar itu meraih suara terbanyak ketiga secara nasional, yakni 222.021 suara. Perolehan suara Karolin tepat di bawah Edhi Baskoro Yudhoyono (Partai Demokrat) yang maju di dapil Jatim VII dengan perolehan 327.097 suara dan Puan Maharani (PDIP) yang maju di dapil Jateng V dengan 242.504 suara.

Bima membantah keras isu yang menyebut kalau dirinya memiliki hubungan spesial dengan Karolin yang tak lain adalah putri Gubernur Kalimantan Barat Cornelis. "Saya? Nggak ada (hubungan spesial, Red). Makanya, boro-boro hubungan cinta, saya dibilang punya anak. Gila ini," katanya. Dia justru menyebut komunikasinya dengan keluarga Karolin sangat baik. "Saya dengan Karolin, Mas Adhy, putranya juga dekat. Kita-kita ini saling tahu," tegas Bima yang terpilih dari dapil Jawa Tengah V, itu.

Sebelum terjun aktif ke dunia politik, Karolin yang lahir di Menpawah, Kalimantan Barat, pada 12 Maret 1982, itu merupakan seorang dokter. Dia adalah alumni Fakultas Kedokteran Universitas Atmajaya pada 2007. Suami Karolin, yakni Adhy Nugroho juga berprofesi sebagai dokter.

"Saya menyampaikan (kepada Karolin, Red), masalah yang keluar ini mau saya klarifikasi, karena menyangkut nama diri saya. Saya juga tidak melihat bahwa gambar ini benar. Saya hargai privasi dia dan keluarganya, seperti privasi saya dan keluarga saya," kata Bima. Dia menyebut beredarnya video porno itu telah memberi pukulan berat bagi keluarga, terutama istri dan ketiga anaknya.

Bima sangat berang dengan situs www.kilikitik.net yang pertama kali mengedarkan video porno itu. Termasuk portal indonesiarayanews.com yang kemudian memberitakannya secara "provokatif".

Dengan mengutip www.kilikitik.com dalam pemberitaannya, indonesiarayanews.com menyebut pelaku dalam video porno yang beredar itu adalah perempuan anggota Komisi IX DPR Karolin Margret Natasa dan Aria Bima.

Tidak hanya itu, www.indonesiarayanews.com juga menyebut dari hubungan Karolin dan Bima telah lahir satu anak. Keduanya juga urunan membeli apartemen di komplek Thamrin Residence. Di apartemen itulah hubungan panas layaknya suami istri antara Karolin dan Bima terjadi.

Bima membantah keras semua informasi yang disebarkan situs www.kilikitik.com. Termasuk materi pemberitaan www.indonesiarayanews.com. Situs www.kilikitik.com sendiri sudah tidak bisa dibuka sejak 21 April. "Tapi, informasi ini terus melebar ke mana-mana," katanya.

Bima sebenarnya hendak melaporkan pemilik www.kilikitik.com dan www.indonesiarayanews.com atas tuduhan pencemaran nama baik ke Polda Metro Jaya. Bahkan, Bima telah menyiapkan draf laporan lengkap dengan sehelai materai.

Dalam situs www.indonesiarayanews.com dicantumkan di kolom dewan redaksi bahwa pimpinan redaksi media online yang beralamat di Jalan Iskandarsyah I  No.15, Kebayoran Baru, Jakarta itu, adalah mantan KSAD Jenderal (purn) George Toisutta.

Tapi, Bima mengurungkan niatnya. Dia beralasan dalam salah satu media online, yakni beritasatu.com, sudah ada sumber yang menyebut kalau pria dalam video itu memang bukan AB atau Aria Bima. Melainkan EGM yang tak lain pemilik dari www.kilikitik.net sendiri. "Inisialnya EGM. Dia juga punya website www.egm.com," ungkapnya.

Bima mengaku tidak kenal dengan EGM yang belakangan diakuinya sebagai Sekjen Persatuan Rakyat Desa (Parade) Nusantara Elya Geeraldy Muskitta. "Durung (belum, Red) kenal, durung tahu (belum pernah, Red) ketemu orang itu. Punya masalah juga nggak pernah," katanya.

Bima tidak begitu memahami mengapa justru dalam www.kilikitik.net justru menyebut dirinya dan Karolin yang muncul di video itu. "Kenapa saya? Saya nggak tahu. Saya orang politik, mikirnya secara politik. Silahkan aparat menindaklanjuti, mengapa saya yang disebut (www.kilikitik.net)? Kenapa media itu yang memuat pertama (www.indonesiarayanews.com)? Punya siapa media itu?," kata Bima.

Dikutip dari beritasatu.com, ada seorang sumber yang menceritakan kalau pria yang berada dalam video syur itu adalah Elya Geeraldy Muskitta. Bahkan, video itu direkam sendiri oleh Elya dengan sepengetahuan Karolin. Elya juga mantan Ketua Wilayah Ormas Nasional Demokrat Maluku yang belakangan sudah dipecat.

Peristiwa yang terjadi di ruang penginapan untuk tamu VIP di kantor Gubernur Kalimantan Barat itu, direkam menggunakan Macbook. Mulanya Elya dan Karolin bekerjasama membuat perusahaan bersama dengan nama Advance Borneo. Belakangan terjadi cek-cok di antara keduanya dan perusahaan di mana Elya banyak berinvestasi itu bubar. Konon, Karolin sampai melarang Elya masuk ke wilayah Kalimantan Barat.

Lantas apa yang memicu kemarahan Elya sampai menyebarkan foto-foto dan video seks mereka melalui website-nya sendiri? Sumber Jawa Pos menyebut karolin dianggap mulai membangun hubungan yang cukup dekat dengan Aria Bima. Karena itulah, Elya yang sakit hati menyebarkan videonya dengan label karolin dan Aria Bima. Menanggapi soal itu, Bima hanya tertawa. "Saingan cinta? he...he," ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Umum Parade Nusantara Sudir Santoso mengatakan Elya Geeraldy Muskitta telah menjadi sekjen di organisasinya para kepala dan perangkat desa itu selama enam bulan terakhir. "Tapi, aktif sebagai sekjen secara betulan belum lebih dari tiga bulan dan yang membawanya adalah Mas Budiman Sujatmiko," katanya.

Sebagai Sekjen Parade Nusantara, menurut Sudir, Elya secara khusus  menangani program pemberdayaan. "Karena latar belakangnya konsultan selama lebih dari lima tahun di Amerika," tuturnya.

Pembina Utama Parade Nusantara Budiman Sudjatmiko mengatakan sudah hampir dua bulan terakhir ini tidak saling kontak dengan Elya. "Malah saya tidak tahu nomor handphone dia sekarang," kata anggota Komisi II DPR dari Fraksi PDIP, itu.

Apakah Budiman yang memperkenalkan Elya kepada Karolin? "Tidak benar. Saya diajak ikut sebuah meeeting dengan mereka di Senayan City. Saya kaget ternyata mereka sudah kenal satu sama lain," tutur Budiman.

Menurut dia, pertemuan itu untuk membicarakan isu RUU Badan Penyelenggara Jasa Sosial atau BPJS. Bagi Karolin yang duduk di Komisi IX, kehadirannya memiliki relevansi. Tapi, apa hubungannya Elya dengan RUU BPKS?

"Elya ini dulu sempat aktif dalam pemberdayaan petani rumput laut di Maluku. Jadi, dia ngomongin kemiskinan di desa," jawab Budiman. Pada tahun 2007, Elya memang menjadi koordinator Tim Advance Maluku untuk Program Kemandirian Desa di Sektor Energi yang dilakukan oleh Kantor Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat.

Sampai tadi malam, nomor 08124052xxxx dan 08212436xxxx milik Elya masih tak aktif. Sehingga, belum bisa diperoleh tanggapannya.

Wakil Ketua DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Pramono Anung Wibowo menilai bisa saja ada motof-motif tertentu atas munculnya video itu. Berdasarkan pengakuan Pram, dirinya sudah menduga dan mendengarkan kasus itu sejak 6-7 bulan lalu. "Apalah ada motif-motif tertentu dalam melakukan blackmail kepada seseorang, menjatuhkan, melakukan pemerasan dan sebagainya," ujarnya di gedung parlemen, Jakarta, kemarin.

Terkait kebenaran informasi itu, Pram mengaku tidak tahu pasti. Hal itu memerlukan penyelidikan. Apabila ini menyangkut seseorang yang mempunyai jabatan di dewan, sudah menjadi kewenangan BK untuk melakukan tindakan. "Jangan sampai orang yang menjadi korban pemerasan itu juga menjadi korban persepsi," kata Pram.

Bahwa itu dilakukan karena kesengajaan, Pram menegaskan dalam persepsi moral hal itu tidak dibenarkan. Jadi dalam konteksi itu yang harus dilakukan adalah tindakan partai atau BK atau kepada pribadi yang bersangkitan. "Karena ini yang dirugikan bukan hanya pribadi, tapi juga keluarga dan saudara-saudaranya," tandasnya.

Terpisah, Gubernur Kalbar Cornelis MH yang juga orang tua Karolin menduga ada motif tertentu di balik penyebaran video porno tersebut. "Namanya politik selalu menjatuhkan. Saya kenyang di dunia politik," kata Cornelis di sela pembukaan INACRAFT di Jakarta Convention Center (JCC).

Dia menyebut video tersebut palsu Namun Cornelis enggan menanggapi lebih jauh dan mempersilakan untuk meminta keterangan dari penasehat hukum. "Bukan urusan saya. (Tanya) ke penasehat hukum saja," ujarnya
11.36 | 0 Komentar | Read More
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...