Pangeran Nayef di Angkat Sebagai Putra Mahkota Arab Saudi

Written By Unknown on Sabtu, 29 Oktober 2011 | 10.02

Raja Arab Saudi Abdullah telah mengangkat Manteri Dalam Negeri Pangeran Nayef sebagai putera mahkota yang baru, kata sebuah pernyataan istana kerajaan yang dibacakan di layar televisi pemerintah pada Jumat (28/10) pagi.
"Kami memilih Yang Mulia Pangeran Nayef bin Abdulaziz sebagai putera mahkota," kata pernyataan itu, yang disiarkan kantor berita resmi SPA.

Pernyataan itu mengatakan Nayef ditunjuk setelah raja memberitahu Dewan Kesetiaan, badan keluarga yang dibentuk pada 2006 untuk melakukan proses suksesi di kerajaan Islam yang konservatif, pengekspor utama minyak dunia itu.

Itu pertama kalinya dewan tersebut diminta untuk mengkuhkan pilihan raja akan putera mahkota, tindakan yang beberapa pengamat katakan akan membantu sistem suksesi yang tidak transparan.

Putera Mahkota Sultan meninggal karena kanker usus besar di New York hampir sepekan lalu. Dia juga menjabat menteri pertahanan dan penerbangan negara itu selama hampir lima dasawarsa.

Pangeran Nayef selama ini telah membangun reputasi sebagai seorang konservatif yang memiliki hubungan dekat dengan kekuasaan keagamaan Saudi.

Bagaimanapun, beberapa pengamat dan mantan diplomat di Arab Saudi, tempat lahir Islam, mengatakan dia mungkin akan menunjukkan sisi yang berbeda dari karakternya dalam jabatan barunya.

Dalam beberapa tahun belakangan dia telah memimpin kerajaan itu dari hari ke hari ketika Raja Abdullah dan Pangeran Sultan tidak ada. Masalah punggung Raja Abdullah yang sering kambuh telah menyebabkan dia sering pergi ke luar negeri untuk perawatan medis. Sultan juga sudah lama sakit, bahkan terakhir berbulan-bulan di AS menjalani perawatan sebelum dinyatakan meninggal.

Menurut pernyataan itu, Pangeran Nayef juga ditunjuk sebagai wakil perdana menteri. Dia kini secara luas juga dianggap sebagai calon yang paling mungkin untuk mengambil-alih jabatan menteri pertahanan.

Sebagai menteri dalam negeri, Nayef memimpin operasi berhasil untuk mengakhiri gelombang serangan Al Qaeda di kerajaan itu dari 2003.
10.02 | 0 Komentar | Read More

Angin Mamiri - Lagu Tradisional Makassar

Angin mamari ku pasang
Pitujui tongtongana
Tusarua takkan lupa
Eaule na mangu rangi
Tutenaya, tutenaya parisina
Batumi angin mamiri
Angin ngerang dingin-dingin
Nama lonta sari kuku
Eaule na mangu rangi
Matolorang, matolorang jenemato

download disini
09.18 | 0 Komentar | Read More

Sultan Hasanuddin International Airport

Written By Unknown on Jumat, 28 Oktober 2011 | 13.31

Country: Indonesia
Main airport of indonesian province South Sulawesi
Local time GMT (winter/summer): +8/+8
Geographic coordinates:  Latitude (-5.06), Longitude (119.55)
Location: 17 km (9 miles) northeast of the city of Makassar (Ujung Pandang)
IATA code: UPG
ICAO code: WAAA
Web-site: www.hasanuddin-airport.com
Based airlines: Xpress Air

Profil Bandara
Bandar Udara Hasanuddin pada tahun 1935 dibangun oleh Pemerintah Hindia Belanda dengan nama Lapangan Terbang Kadieng, yang terletak sekitar 22 kilometer disebelah utara kota Makassar dengan konstruksi lapangan terbang rumput. Lapangan terbang dengan landasan rumput yang berukuran 1,600 m x 45 m (Runway 08-26) diresmikan pada tanggal 27 September 1937, ditandai dengan adanya penerbangan komersial yang menghubungkan Surabaya - Makassar, dengan Pesawat jenis Douglas D2/F6 oleh perusahaan KNILM (Koningklijke Netherland Indische Luchtvaan Maatschappij).   

Pada tahun 1942 oleh pemerintah pendudukan Jepang, landasan tersebut ditingkatkan dengan konstruksi beton berukuran 1,600 m x 45 m yang sekarang menjadi Lapangan Terbang ini diubah namanya menjadi Lapangan Terbang MANDAI. Tahun 1945 pemerintah SEKUTU (Hindia Belanda) membangun landasan baru dengan konstruksi onderlaag (Runway 13-31)berukuran 1745 m x 45 m ,yang mengerahkan 4000 orang ex tentara Romusha.

4.jpgPada tahun 1950 diserahkan kepada Pemerintah Indonesia yang dikelola oleh Jawatan Pekerjaan Umum Seksi Lapangan Terbang dan selanjutnya tahun 1955 dialihkan kepada Jawaban Penerbangan Sipil, sekarang Direktorat Jenderal Perhubungan Udara yang kemudian memperpanjang landasan pacu 2.345 m x 45 m sekaligus mengubah lapangan terbang menjadi pelabuhan Udara Mandai. Tahun 1980, landasan 13-31 diperpanjang menjadi 2.500 m x 45 m dan pada tahun ini nama Pelabuhan Udara Mandai diubah menjadi Pelabuhan Udara Hasanuddin, kemudian pada tahun 1981 dinyatakan sebagai Bandar Udara Embarkasi/Debarkasi Haji dan pada tahun 1985 Pelabuhan Udara Hasanuddin berubah nama menjadi Bandar Udara Hasanuddin. Pada Tanggal 30 Oktober 1994, Bandara hasanuddin dinyatakan sebagai Bandara Internasional sesuai dengan keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 61/1994 tanggal 7 Januari 1995 dan diresmikan oleh Gebernur Kepala Daerah Tingkat I Propinsi Sulawesi Selatan. Pada tanggal 28 Maret 1995 yang ditandai dengan penerbangan Perdana oleh Malaysian Airlines System (MAS) langsung dari Kuala Lumpur ke Bandar Udara Hasanuddin Makassar, disusul kemudian dengan penerbangan Silk Air yang menghubungkan Changi Singapore dengan Bandar Udara Hasanuddin, hal ini tidaklah berarti bahwa pada tanggal 28 Maret 1995 Bandar Udara Hasanuddin pertama kali melayani penerbangan Internasional, akan tetapi sejak tahun 1990 Bandar Udara Hasanuddin digunakan sebagai Bandar Udara Embarkasi / Debarkasi Haji langsung dari Makassar ke Jeddah vv.

Selain ini Bandar Udara Hasanuddin jauh sebelumnya melayani penerbangan lintas Internasional diwilayah Yuridiksi pengawasan/pengendalian Kawasan Timur Indonesia Makassar UCA ( Upper Control Area ) yang mencakup wilayah udara melalui sebagian Kalimantan bagian barat hingga perbatasan negara Papua New Guinea disebelah timur, dan dari perbatasan wilayah Udara Australia disebelah selatan hingga perbatasan wilayah Udara Philipina dan Oakland (Amerika Serikat) disebelah utara

Bandar Udara Hasanuddin juga merupakan pintu gerbang udara diKawasan Timur Indonesia dan Propinsi Sulawesi Selatan khususnya, dimana Bandar Udara ini telah memberikan corak tersendiri sebagai Bandar Udara Transit yang diarahkan turut mendukung dan mengembangkan pariwisata, mobilisasi arus penumpang serta berpartisipasi dalam perdagangan dan industri.
13.31 | 0 Komentar | Read More

Foto Mayat Muammar Khadafi Tewas

Written By Unknown on Jumat, 21 Oktober 2011 | 09.38

Foto Mayat Muammar Khadafi Tewas – Beberapa waktu lalu dikabarkan Pemimpin Revolusioner Libya tewas dan mati tertembak oleh Tentara pimpinan Dewan Transisi Nasional (NTC) dalam penyerbuananya di Kota Sirte, Libya. Sirte sendiri merupakan kampung halaman dari Gaddafi. Beberapa saat setelah Kota Sirte dapat dikuasai oleh para tentara oposisi, para tentara berhasil menemukan tempat persembunyian Khadafi di kota tersebut.

Tanpa disia-siakan lagi, mereka menyerang tempat persembunyian Khadafi. Terjadi pertempuran sengit antara Tentara Dewan Transisi Nasional serta Loyalis Khadafi di Sirte. Terjadi baku tembak yang sangat hebat, hingga pada akhirnya ditemukan Sesosok Mayat yang diduga Khadafi. Bagi yang penasaran berikut ini Foto Mayat Muammar Khadafi Tewas :
09.38 | 0 Komentar | Read More
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...