Tampilkan postingan dengan label Kisah Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah Motivasi. Tampilkan semua postingan

Young and pretty lady wishes to marry a rich guy

Written By Unknown on Kamis, 12 Juli 2012 | 19.36


Cerita ini di ambil dari Majalah Fortune,
Judulnya:
Young and pretty lady wishes to marry a rich guy.
------
Seorang wanita memposting sebuah pertanyaan melalui sebuah forum terkenal dengan bertanya:

"Apakah yang harus saya lakukan untuk dapat menikah dengan pria kaya?"

Saya akan jujur dengan apa yang aku katakan. Usia saya 25 tahun. Saya sangat cantik, bergaya dan memiliki selera yang tinggi. Saya berharap menikah dengan pria kaya dengan penghasilan pertahun $500 ribu (+/-Rp.5,5M) atau lebih.

Anda mungkin akan berkata kalau saya termasuk perempuan materialistis, tapi kelompok penghasilan s.d $ 1 juta pun masih termasuk kelas menengah di New York.
Permintaan saya tidak setinggi itu. Adakah pria di forum ini yang
berpenghasilan $ 500 ribu per tahun? Apakah Anda semua telah
menikah? Saya ingin bertanya apa yang harus aku lakukan untuk dapat menikah dengan orang2 seperti Anda?

Di antara pria yang telah berpacaran denganku, yang terkaya hanya
berpenghasilan $ 250 ribu dan kelihatannya ini batas tertinggi yang
pernah saya capai. Jika seseorang ingin pindah ke perumahan mewah di wilayah barat New York City Garden , penghasilan $250 ribu tentu
tidak cukup.

Beberapa hal yang ingin saya tanyakan:
1. Dimanakah kebanyakan para pria kaya bertemu & berkumpul?
Mohon nama dan alamat bar, restauran dan gym yang sering
dikunjungi.
2. Rentang usia berapakah yang dapat memenuhi kriteria saya?
3. Kenapa wajah istri-istri orang kaya hanya terkesan biasa-biasa saja?
Saya telah bertemu dengan beberapa gadis yang tidak cantik dan
menarik, tapi mereka bisa menikah dengan pria kaya.
4. Apa pertimbangan Anda dalam menentukan istri dan siapakah
yang bisa menjadi pacar Anda?

Terus terang, tujuan saya sekarang adalah untuk menikah.

Terimakasih,
Gadis Jelita

Dan inilah jawaban dari seorang ahli keuangan dari Wall Street Financial

Dear Gadis Jelita,


Saya membaca email anda dengan sangat antusias. Saya yakin sebenarnya banyak gadis2 yang memiliki pertanyaan senada dengan Anda. Ijinkan saya untuk menganalisa situasi Anda dari sudut pandang investor profesional. Penghasilan tahunan saya lebih dari $ 500 ribu yang tentu memenuhi kriteria Anda. Jadi, saya harap setiap orang percaya bahwa jawaban saya cukup kredibel dan tidak membuang waktu.

Dari sudut pandang seorang pebisnis, menikah dengan Anda adalah
keputusan yang buruk. Jawabannya sangat sederhana dan akan saya jelaskan.

Kesampingkan dulu detil-detil yang Anda tanyakan. Sebenarnya apa yang ingin Anda lakukan adalah pertukaran antara "kecantikan" dan "uang".
Si A akan menyediakan kecantikan dan si B akan membayar untuk itu. Kelihatannya adil dan cukup wajar. Tapi ada permasalahan fatal di sini. Kecantikan Anda akan sirna, tapi uang saya tidak akan hilang
tanpa alasan yang jelas.

Faktanya adalah penghasilan saya mungkin akan meningkat dari tahun ke tahun. Tapi, Anda tidak akan bertambah cantik tiap tahunnya. Karena itu dari sudut pandang ekonomi: saya adalah aset yang ter-apresiasi sedangkan Anda adalah aset yang ter-depresiasi.
Depresiasi yang Anda alami bukan depresiasi normal, tapi depresiasi eksponensial. Jika hanya ini aset Anda, nilai Anda akan sangat mencemaskan 10 tahun kemudian.
Dengan menggunakan istilah yang kami gunakan di Wall Street, setiap perdagangan memiliki sebuah posisi.
Berpacaran dengan Anda juga memiliki "posisi perdagangan" .
Jika nilai aset yang didagangkan menurun, maka kami akan menjualnya.
Bukan ide yang baik untuk mempertahankannya. Begitu juga dengan pernikahan yang Anda inginkan. Saya sangat kejam
untuk berkata seperti ini, tapi untuk membuat keputusan bijak,
aset yang menurun nilainya akan dijual atau disewa.
Pria dengan penghasilan $ 500 ribu tentu bukan orang bodoh. Kami akan berpacaran dengan Anda, tapi tidak akan menikahi Anda.

Saran saya lupakan mencari petunjuk bagaimana cara menikahi pria kaya. Usahakan agar Anda dapat membuat diri Anda kaya dengan
berpenghasilan $ 500 ribu, lebih berpeluang ketimbang mencari pria
kaya yang bodoh.

Semoga jawaban saya dapat membantu

Tertanda,
JP Morgan
19.36 | 1 Komentar | Read More

Kisah Inspirasi: Pengusaha Muda dan Bunga

Written By Unknown on Senin, 16 April 2012 | 12.06


Ada seorang pengusaha muda yang pagi itu terburu-buru berangkatkantor karena ia bangun rada kesiangan. Sementara pagi itu ia ada meeting dengan rekan bisnis-nya. Karena terburu-buru, ia tidak sempat menikmati sarapan pagi buatan isterinya. Ia lalu memutuskan untuk mampir ke sebuah toko untuk membeli roti sebagai ganti sarapanpagi. Pikirnya, "nanti roti ini dimakan di kantor saja".

Ketika ia sedang memilih roti yang hendak dibelinya, matanya tertarik mengamati seorang anak kecil berusia kira-kira sepuluh tahun yang sedang memilih bunga di toko sebelah. Anak kecil ini terlihat sedang tawar menawar harga bunga dengan pelayan toko tersebut.



"Mbak, harga bunga ini berapa?" tanyanya kepada pelayantoko. "Lima puluh ribu rupiah", jawab sang pelayan. Kemudian iamemilih bunga yang lain dan bertanya kembali, "Kalau bunga yang ini berapa?" . "Ini lebih mahal lagi, seratus lima puluh ribu rupiah!"jawab sang pelayan. "Kalau yang ini berapa?" tanyanya sambil menunjukkan bunga yang lebih bagus lagi. "Ini harganya dua ratusl ima puluh ribu, nak!" jawab sang pelayan.

Anak ini terlihat bingung karena harga bunganya bertambah tinggi, sementara ia tidak menyadari bahwa bunga yang ia tunjuk itu bunga yang paling bagus. Dengan sedih ia bertanya, "Adakah bunga yang harganya lima ribu?".

Anak ini ternyata hanya memiliki uang limaribu rupiah walau keinginannya untuk mendapatkan bunga itu sangat besar. Belum sempat pelayan toko itu menjawab, pengusaha muda ini segera bertanya kepada sang anak, "Nak, kamu mau beli bunga buat siapa?" Kemudian anak ini menjawab, "Saya mau beli bunga buat mama, karena hari ini mama ulang tahun!" Pengusaha muda ini tersentak, dalam hatinya ia berkata, "Wah... mati aku, aku lupa! Hari ini isteriku ulang tahun. Aku belum mengucapkan selamat ulang tahunkepadanya. Kalau sampai aku lupa, ia bisa marah!"

Segera ia berkata kepada pelayan toko, "Mbak, saya beli bunga ini. Saya beli dua ikat. Satunya buat anak ini. Tolong nanti antar bunga ini ke alamat rumah saya," katanya sambil memberikan kartu namanya.Kemudian pengusaha muda itu memberikan bunga tersebut kepada sang anak dan mengucapkan terima kasih sudah mengingatkannya bahwa hari ini ternyata isterinya juga berulang tahun.

Anak itu kemudian pergi. Pengusaha ini segera bergegas ke mobilnya dan melanjutkan perjalanan ke kantor. Ketika ia sedang mengendarai mobil, ia melewati anakkecil tadi sedang berjalan. Iapun berhenti dan bertanya apakah ias atu jurusan dengannya. Anak kecil itu mengiyakan dan kemudian masuk ke dalam mobilnya. Sampai di suatu tempat yang agak sepi anak ini minta turun.

Pengusaha muda tersebut heran melihat anak kecil inimasuk melewati sebuah lorong kecil. Karena penasaran, ia mengikutisang anak dari belakang. Betapa terkejutnya ia ketika melihat anak kecil ini menaruh bunganya di sebuah gundukan tanah kuning yang masih basah.

Kemudian ia bertanya, "Nak, ini kuburan siapa?" Anak kecil menjawab, "Oom, hari ini mama ulang tahun. Tetapi sayang, mama baru saja meninggal dua hari yang lalu. Oleh sebab itu saya datang ke tempat ini untuk membawakan mama bunga dan mengucapkan selamat ulang tahun." Pengusaha muda begitu tersentak dengan perkataan anak ini.

"Apakah isteriku masih hidup saat ini?" tanyanya dalam hati. Segeralah ia berlari masuk ke mobil, mengendarainya dengan kecepatan tinggi dan menuju ke toko tadi. Dengan terengah-engah ia berkata kepada pelayan toko, "Mana bunga yang tadi saya beli? Bunganya tidak usah dikirim, biar saya saja yang langsung memberikannya ke tangan isteri saya."

Dengan cepat ia menyambar bunga tersebut dan menyetir pulang. Sampai di rumah, ia segera berlari mendapatkan isterinya. "Puji Tuhan! Isteriku masih hidup!"Sambil memberikan bunga ia berkata, "Isteriku, selamat ulang tahun".

Kemudian ia mencium dan memeluk isterinya kuat-kuat sambil mengucap syukur kepada Tuhan.



"terkadang kita tidak menyadari betapa pentingnya dia, saat masih ada disisi kita, kita harus mensyukuri apa yang kita miliki sekarang"
maol

Sumber: cbni-Kendrick-from CMN camp
12.06 | 0 Komentar | Read More

When I Said I Love U

Written By Unknown on Jumat, 16 Maret 2012 | 21.08

1. WHEN U R ONLY 5 YRS OLD, I SAID I
LOVE U. U ASKED ME: WHAT IS IT?

(Saat kamu 5 thn, aku bilang aku cinta
padamu.
kau bertanya "apa itu?")



2. WHEN U R 15 YRS OLD, I SAID I
LOVE U.

U BLUSHED... U LOOK DOWN AND
SMILE...
(Saat kamu 15 thn, aku bilang aku cinta
padamu,
kamu malu dgn muka memerah,
menunduk dan
tersenyum)

3. WHEN U R 20 YRS OLD, I SAID I
LOVE U.

U PUT UR HEAD ON MY SHOULDER
AND
HOLD MY HAND... AFRAID THAT I
MIGHT
DISSAPEAR...
(Saat kamu 20 thn, aku bilang aku cinta padamu, kamu
meletakkan kepalamu dipundakku,
memegang
tanganku, takut aku akan menghilang..
pergi jauh)

4. WHEN U R 25 YRS OLD, I SAID I
LOVE U.

U PREPARE BREAKFAST AND SERVE
IT IN
FRONT OF ME, AND KISS MY FORHEAD
SAID: U BETTER BE QUICK, IT'S
GONNA
BE LATE~
(Saat kamu 25 thn, aku bilang aku cinta
padamu,
kamu menyiapkan sarapan, dan
mencium keningku
sambil berkata, "Sebaiknya kamu cepat makan,
nanti terlambat")

5. WHEN U R 30 YRS OLD, I SAID I
LOVE U
.
U SAID: IF U REALLY LOVE ME,
PLEASE
COME BACK EARLY AFTER WORK .
(saat kamu 30thn, aku bilang aku cinta
padamu,.kamu menjawab, "klo kamu
memang cinta
padaku, pulanglah lebih awal dari kantor)

6. WHEN U R 40 YRS OLD, I SAID I
LOVE U.

UR CLEANING THE DINING TABLE AND
SAID: OK DEAR, BUT IT'S TIME FOR U
TO
HELP OUR CHILD WITH HIS/HER
REVISION...
(Saat kamu 40 thn, aku bilang aku cinta
padamu,
kamu membersihkan meja makan dan
berkata, "
baik sayang, tapi ini sudah waktunya membantu anak2x mengerjakannya tugasnya.."

7. WHEN U R 50 YRS OLD, I SAID I
LOVE U.

UR KNITTING AND U LAUGH AT ME:
(Saat kamu 50 thn, aku bilang aku cinta
padamu,..kamu asyik menjahit tertawa
mendengarnya)

8. WHEN U R 60 YRS OLD, I SAID I
LOVE U.

U SMILE AT ME SMILE
(Saat kamu 60 thn, aku bilang aku cinta
padamu,
kamu hanya tersenyum)

9. WHEN U R 70 YRS OLD. I SAID I
LOVE U.

WE SIT ON THE ROCK ING CHAIR WITH
OUR GLASSES ON. I'M READING
YOUR LOVE LETTER THAT U SENT TO
ME
50 YRS AGO...WITH OUR HAND
CROSSING
TOGETHER...
(Saat kamu 70 thn, aku bilang aku cinta
padamu.
Kita duduk berdua diatas kursi goyang.
dengan kacamata sambil
membacakan surat cinta yang pernah kamu
buat 50 thn
yang lalu...tangan kita saling bersilangan)

10. WHEN U R 80 YRS OLD, U SAID U
LOVE

ME! I DIDN'T SAY ANYTHING BUT
CRIED...
THAT DAY MUST BE THE HAPPIEST
DAY
OF MY LIFE! BECAUSE U SAID U LOVE
ME!!
(Saat kamu 80 thn, kamu bilang kamu cinta
padaku.
Aku hanya diam tapi mataku berlinang
air mata.
hari itu adalah hari yang paling
membahagiakan
bagiku karena kamu bilang kamu cinta padaku!!!!)

PLEASE APPRECIATE YOUR LOVED
ONES..
SAY "I LOVE YOU" TO THEM TODAY
21.08 | 0 Komentar | Read More

Cinta, Kekayaan, Kegembiraan, Kesedihan, Kecantikan, Dan Waktu

Written By Unknown on Rabu, 07 Maret 2012 | 09.49


Alkisah, di suatu pulau kecil tinggallah berbagai benda abstrak ada CINTA, kesedihan, kegembiraan, kekayaan, kecantikan dan sebagainya. Mereka hidup berdampingan dengan baik. Namun suatu ketika, datang badai menghempas pulau kecil itu dan air laut tiba-tiba naik dan akan menenggelamkan pulau itu.
Semua penghuni pulau cepat-cepat berusaha menyelamatkan diri. CINTA sangat kebingungan sebab ia tidak dapat berenang dan tidak mempunyai perahu. Ia berdiri di tepi pantai mencoba mencari pertolongan. Sementara itu air semakin naik membasahi kakinya.

Tak lama CINTA melihat kekayaan sedang mengayuh perahu, Kekayaan! Kekayaan! Tolong aku!, teriak CINTA Aduh! Maaf, CINTA!, kata kekayaan Aku tak dapat membawamu serta nanti perahu ini tenggelam. Lagipula tak ada tempat lagi bagimu di perahuku ini. Lalu kekayaan cepat-cepat pergi mengayuh perahunya. CINTA sedih sekali, namun kemudian dilihatnya kegembiraan lewat dengan perahunya. Kegembiraan! Tolong aku!, teriak CINTA. Namun kegembiraan terlalu gembira karena ia menemukan perahu sehingga ia tak dapat mendengar teriakan CINTA. Air semakin tinggi membasahi CINTA sampai ke pinggang dan CINTA semakin panik.

Tak lama lewatlah kecantikan Kecantikan! Bawalah aku bersamamu!, teriak CINTA Wah, CINTA kamu basah dan kotor. Aku tak bisa membawamu pergi. Nanti kau mengotori perahuku yang indah ini, sahut kecantikan. CINTA sedih sekali mendengarnya. Ia mulai menangis terisak-isak. Saat itulah lewat kesedihan. Oh kesedihan, bawlah aku bersamamu!, kata CINTA. Maaf CINTA. Aku sedang sedih dan aku ingin sendirian saja.., kata kesedihan sambil terus mengayuh perahunya. CINTA putus asa.

Ia merasakan air makin naik dan akan menenggelamkannya. Pada saat kritis itulah tiba-tiba terdengar suara. CINTA! Mari cepat naik ke perahuku! CINTA menoleh ke arah suara itu dan cepat-cepat naik ke perahu itu, tepat sebelum air menenggelamkannya. Di pulau terdekat, CINTA turun dan perahu itu langsung pergi lagi. Pada saat itu barulah CINTA sadar bahwa ia sama sekali tidak mengetahui siapa yang menolongnya. CINTA segera bertanya pada penduduk pulau itu.Yang tadi adalah WAKTU, kata penduduk itu. Tapi, mengapa ia menyelamatkan aku? Aku tidak mengenalinya. Bahkan teman-temanku yang mengenalku pun enggan menolong tanya CINTA heran.

Sebab HANYA WAKTULAH YANG TAHU BERAPA NILAI SESUNGGUHNYA DARI CINTA ITU
09.49 | 1 Komentar | Read More

Sebuah Pilihan Yang Sulit!

Written By Unknown on Senin, 05 Maret 2012 | 08.54


Menjelang istirahat suatu kursus pelatihan, sang pengajar mengajak para peserta untuk melakukan suatu permainan. ‘Siapakah orang yang paling penting dalam hidup Anda?’

Pengajar meminta bantuan seorang peserta maju ke depan kelas.
” Silakan tulis 20 nama yang paling dekat dengan kehidupan Anda saat ini”

Peserta perempuan itu pun menuliskan 20 nama di papan tulis. Ada nama tetangga, teman sekantor, saudara, orang-orang terkasih dan lainnya.

Kemudian pengajar itu menyilakan memilih, dengan mencoret satu nama yang dianggap tidak penting. Lalu siswi itu mencoret satu nama, tetangganya. Selanjutnya pengajar itu menyilakan lagi siswinya mencoret satu nama yang tersisa, dan siswi itu pun melakukannya, sekarang ia mencoret nama teman sekantornya. Begitu seterusnya.

Sampai pada akhirnya di papan tulis hanya tersisa 3 nama. Nama orang tuanya, nama suami serta nama anaknya. Di dalam kelas tiba-tiba terasa begitu sunyi. Semua peserta pelatihan mengalihkan pandangan ke pengajar. Menebak-nebak apa yang selanjutnya akan dikatakan oleh pengajar itu. Ataukah, selesai sudah tak ada lagi yang harus di pilih.

Namun dikeheningan kelas sang pengajar berkata : “Coret satu lagi !!”
Dengan perlahan dan agak ragu siswi itu mengambil spidol dan mencoret satu nama. Nama orang tuanya. “Silakan coret satu lagi !” Tampak siswi itu larut dalam permainan ini. Ia gelisah. Ia mengangkat spidolnya tinggi-tinggi dan mencoret nama yang teratas dia tulis sebelumnya. Nama anaknya. Seketika itupun pecah isak tangis di kelas.

Setelah suasana sedikit tenang, pengajar itu lalu bertanya : “Orang terkasih Anda bukan orang tua dan anak Anda? Orang tua yang melahirkan dan membesarkan Anda. Anda yang melahirkan anak. Sedang suami bisa dicari lagi. Mengapa Anda memilih sosok suami sebagai orang yang paling penting dan
sulit dipisahkan?”

Semua mata tertuju pada siswi yang masih berada di depan kelas. Menunggu apa yang hendak dikatakannya.” Waktu akan berlalu, orang tua akan pergi meninggalkan saya. Anakpun demikian.Jika ia telah dewasa dan menikah, ia akan meninggalkan saya juga. Yang benar-benar bisa menemani saya
dalam hidup ini hanyalah suami saya.“
08.54 | 2 Komentar | Read More

Kisah Inspirasi - Katakan Sejujurnya Sebelum Terlambat

Written By Unknown on Minggu, 04 Maret 2012 | 10.25


Kisah ini terjadi di Beijing, China, seorang gadis bernama Yo Yi Mei memiliki cinta terpendam terhadap teman karibnya di masa sekolah. Namun ia tidak pernah mengungkapkannya, Ia hanya selalu menyimpan di dalam hati dan berharap temannya bisa mengetahuinya sendiri. Tapi sayang temannya tak pernah mengetahuinya, hanya menganggapnya tak lebih sebagai sahabat.

Suatu hari Yo Yi Mei mendengar bahwa sahabatnya akan segera menikah hatinya sesak, tapi ia tersenyum "Aku harap kau bahagia"
Sepanjang hari Yo Yi Mei bersedih, ia menjadi tidak ada semangat hidup, tapi dia selalu mendoakan kebahagiaan sahabatnya

12 Juli 1994 sahabatnya memberikan contoh undangan pernikahannyayang akan segera dicetak kepada Yi mei, ia berharap Yi Mei akan datang, sahabatnya melihat Yi Mei yang menjadi sangat kurus & tidak ceria bertanya“Apa yang terjadi denganmu , kau ada masalah?

Yi mei tersenyum semanis mungkin "Kau salah lihat, aku tak punya masalah apa apa, wah contoh undanganya bagus, tapi aku lebih setuju jika kau pilih warna merah muda, lebih lembut" Ia mengomentari rencana undangan sahabatnya tesebut.

Sahabatnya tersenyum "Oh ya, ummm aku kan menggantinya, terimakasih atas sarannya Mei, aku harus pergi menemui calon istriku, hari ini kami ada rencana melihat lihat perabotan rumah". Yi Mei tersenyum, melambaikan tangan dengan hati yang pedih.

18 Juli 1994 Yi Mei terbaring di rumah sakit, Ia mengalami koma,Yi Mei mengidap kanker darah stadium akhir. Kecil harapan Yi Mei untuk hidup,semua organnya yang berfungsi hanya pendengaran, dan otaknya, yang lain bisa dikatakan "mati" dan semuanya memiliki alat bantu, hanya muzizat yang bisa menyembuhkannya.

Sahabatnya setiap hari menjenguknya, menunggunya, bahkan ia menunda pernikahannya. Baginya Yi Mei adalah tamu penting dalam pernikahannya. Keluaga Yi Mei sendiri setuju memberikan "Suntik Mati" untuk Yi Mei karena tak tahan melihat penderitaan Yi Mei.

10 Desember 1994 semua keluarga setuju besok 11 Desember 1994 Yi Mei akan disuntik mati dan semua sudah ikhlas, hanya sahabat Yi Mei yang mohon diberi kesempatan berbicara yang terakhir, sahabatnya menatap Yi Mei yang dulu selalu bersama.

Ia mendekat berbisik di telinga Yi Mei "Mei, apa kau ingat waktu kita mencari belalang, menangkap kupu kupu?...kau tahu, aku tak pernah lupa hal itu, dan apa kau ingat waktu di sekolah waktu kita dihukum bersama gara gara kita datang terlambat, kita langganan kena hukum ya?"

"Apa kau ingat juga waktu aku mengejekmu, kau terjatuh di lumpur saat kau ikut lomba lari, kau marah dan mendorongku hingga aku pun kotor?...Apakah kau ingat aku selalu mengerjakan PR di rumahmu? ...Aku tak pernah melupakan hal itu"

"Mei, aku ingin kau sembuh, aku ingin kau bisa tersenyum seperti dulu, aku sangat suka lesung pipitmu yang manis, kau tega meninggalkan sahabatmu ini ?...." Tanpa sadar sahabat Yi Mei menangis, air matanya menetes membasahi wajah Yi Mei

"Mei...kau tahu, kau sangat berarti untukku, aku tak setuju kau disuntik mati, rasanya aku ingin membawamu kabur dari rumah sakit ini, aku ingin kau hidup, kau tahu kenapa ?...karena aku sangat MENCINTAIMU, aku takut mengungkapkan padamu, takut kau menolakku"

"Meskipun aku tahu kau tidak mencintaiku, aku tetap ingin kau hidup. Aku ingin kau hidup, Mei tolonglah, Dengarkan aku Mei bangunlah. !!" Sahabatnya menangis, ia menggengam kuat tangan Yi Mei "Aku selalu berdoa Mei, aku harap Tuhan berikan keajaiban buatku, Yi Mei sembuh, sembuh total.Aku percaya, bahkan kau tahu?.. Aku puasa agar doaku semakin didengar Tuhan"

"Mei aku tak kuat besok melihat pemakamanmu, kau jahat ... !! Kau sudah tak mencintaiku, sekarang kau mau pergi, aku sangat mencintaimu, aku menikah hanya ingin membuat dirimu tidak lagi dibayang-bayangi diriku sehingga kau bisa mencari pria yang selalu kau impikan, hanya itu Mei"
"Seandainya saja kau bilang kau mencintaiku, aku akan membatalkan pernikahanku, aku tak peduli, tapi itu tak mungkin, kau bahkan mau pergi dariku sebagai sahabat"

Sahabat Yi mei mengecup pelan dahi Yi Mei, ia berbisik " Aku sayang kamu, aku mencintaimu..." suaranya terdengar parau karena tangisan.Dan apa yang terjadi ?....Its amazing !! "CINTA" bisa menyembuhkan segalanya.
7 jam setelah itu dokter menemukan tanda tanda kehidupan dalam diri Yi Mei, jari tangan Yi Mei bisa bergerak, jantungnya, paru parunya, organ tubuhnya bekerja, Sungguh sebuah keajaiban !! Pihak medis menghubungi keluarga Yi Mei dan memberitahukan keajaiban yang terjadi.Dan sebuah mujizat lagi  masa koma lewat pada tgl 11 Des 1994

14 Des 1994 Saat Yi Mei bisa membuka mata dan berbicara,sahabatnya ada disana, ia memeluk Yi Mei menangis bahagia, dokter sangat kagum akan keajaiban yang terjadi. "Aku senang kau bisa bangun, kau sahabatku terbaik"  sahabatnya memeluk erat Yi Mei

Yi Mei tersenyum "Kau yang memintaku bangun, kau bilang kau mencintaiku, tahukah kau aku selalu mendengar kata-kata itu, aku berpikir aku harus berjuang untuk hidup, Lei, aku mohon jangan tinggalkan aku ya, aku sangat mencintaimu" Lei memeluk Yi Mei "Aku sangat mencintaimu juga".

17 Februari 1995 Yi Mei & Lei menikah, hidup bahagia dan sampai dengan saat ini pasangan ini memiliki 1 orang anak laki laki yang telah berusia 14 tahun. Kisah ini sempat menggemparkan Beijing.

Apa hikmah dari kisah ini? Cinta adalah keajaiban. Kekuatan Cinta...Ya itu yang banyak dibahas dibahas di internet.

Tapi saya justru ingin mengambil sudut pandang lain.
Apa yang ingin saya sampaikan? KOMUNIKASI dan ASUMSI.
Betapa banyak orang menderita hidupnya hanya karena dua hal ini, salah ASUMSI dan salah KOMUNIKASI...

Katakanlah sejujurnya sebelum semuanya terlambat!!.
10.25 | 0 Komentar | Read More
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...