Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan

Inilah 25 Perusahaan TI dengan Gaji Tertinggi

Written By Unknown on Selasa, 17 Juli 2012 | 19.39

 siapa dia

Inilah 25 Perusahaan TI dengan Gaji Tertinggi - Berapa Gaji Seorang ahli IT, Dengan bantuan Glassdoor.com, Business Insider merilis 25 perusahaan IT dengan bayaran tertinggi di dunia.

Di sini, tidak hanya gambaran berapa besar gaji yang akan dibayarkan tapi jenis pekerjaan apa dengan bayaran terendahnya.

Rata-rata perusahaan IT membayar gaji karyawannya sekitar 150.000-200.000 dollar AS. Namun dengan jabatan lebih tinggi, maka perusahaan akan membayarnya lebih tinggi lagi.

Perusahaan mana yang memberikan karyawannya dengan gaji yang sangat tinggi, simak saja daftar di bawah ini.

Berikut daftar 25 perusahaan IT dengan gaji tertinggi (per tahun) :

25. Rackspace
Rata-rata gaji: 72.946 dollar AS
Gaji tertinggi: 117.250 dollar AS (Director)
Gaji terendah: 50.047 dollar AS (account manager)

24. Groupon
Rata-rata gaji: 72.949 dollar AS
Gaji tertinggi: 115.140 dollar AS (member of technical staff)
Gaji terendah: 37.040 dollar AS (account manager)

23. Intel
Rata-rata gaji: 91.681 dollar AS
Gaji tertinggi: 113.857 dollar AS (research scientist)
Gaji terendah: 56.770 dollar AS (manufaktur technician)

22. Research in Motion (RIM)
Rata-rata gaji: 92.427 dollar AS
Gaji tertinggi: 125.667 dollar AS (product manager)
Gaji terendah: 68.333 dollar AS (hardware design)

21. Qualcomm
Rata-rata gaji: 95.019 dollar AS
Gaji tertinggi: 121.543 dollar AS (Staff Hardware Engineer)
Gaji terendah: 76.623 dollar AS (Systems Test Engineer)

20. Citrix System
Rata-rata gaji: 99.026 dollar AS
Gaji tertinggi: 110.069 dollar AS (Senior Software Development Engineer)
Gaji terendah: 73.378 dollar AS (Quality Assurance Engineer)

19. Microsoft
Rata-rata gaji: 100.236 dollar AS
Gaji tertinggi: 124.126 dollar AS (Researcher)
Gaji terendah: 80.186 dollar AS (Technical Account Manager)

18. Facebook
Rata-rata gaji: 101.843 dollar AS
Gaji tertinggi: 133.571 dollar AS (Product Manager)
Gaji terendah: 43.518 dollar AS (User Operations Analyst)

17. LinkedIn
Rata-rata gaji: 102.359 dollar AS
Gaji tertinggi: 148.125 dollar AS (Principal Software Engineer)
Gaji terendah: 53.667 dollar AS (Sales development specialist)

16. Apple
Rata-rata gaji: 103.965 dollar AS
Gaji tertinggi: 117.185 dollar AS (Product Design Engineer)
Gaji terendah: 26.561 dollar AS (Mac Specialist)

15. Amazon
Rata-rata gaji: 104.854 dollar AS
Gaji tertinggi: 132.442 dollar AS (Software Development Manager)
Gaji terendah: 62.397 dollar AS

14. NVIDIA
Rata-rata gaji: 104.858 dollar AS
Gaji tertinggi: 122.477 dollar AS (Senior Hardware Engineer)
Gaji terendah: 85.382 dollar AS (Product Engineer)

13. Salesforce.com
Rata-rata gaji: 105.354 dollar AS
Gaji tertinggi: 149.935 dollar AS (Lead Member of Technical Staff)
Gaji terendah: 79.351 dollar AS (Sales Engineer)

12. Google
Rata-rata gaji: 106.104 dollar AS
Gaji tertinggi: 140.481 dollar AS (Senior Software Engineer)
Gaji terendah: 60.909 dollar AS (Account strategist)

11. Oracle
Rata-rata gaji: 106.350 dollar AS
Gaji tertinggi: 150.973 dollar AS (Consulting Member of Technical Staff)
Gaji terendah: 62.975 dollar AS (Programmer Analyst)

10. IBM
Rata-rata gaji: 107.242 dollar AS
Gaji tertinggi: 153.420 dollar AS (Research Staff Member)
Gaji terendah: 67.103 dollar AS (Computer Programmer)

9. Mitre
Rata-rata gaji: 107.795 dollar AS
Gaji tertinggi: 153.660 dollar AS (Principal Information Systems Engineer)
Gaji terendah: 72.288 dollar AS (Software Systems Engineer)

8. SAP
Rata-rata gaji: 108.932 dollar AS
Gaji tertinggi: 165.974 dollar AS (Senior Director)
Gaji terendah: 89.737 dollar AS (Technical Consultant)

7. Adobe
Rata-rata gaji: 109.241 dollar AS
Gaji tertinggi: 142.076 dollar AS (Senior Computer Scientist)
Gaji terendah: 65.600 dollar AS (Financial Analyst)

6. Intuit
Rata-rata gaji: 110.575 dollar AS
Gaji tertinggi: 134.525 dollar AS (Senior Product Manager)
Gaji terendah: 61.161 dollar AS (Rotational Development Associate)

5. Zynga
Rata-rata gaji: 111.004 dollar AS
Gaji tertinggi: 158.976 dollar AS (Studio General Manager)
Gaji terendah: 77.767 dollar AS (Game Designer)

4. Twitter
Rata-rata gaji: 116.324 dollar AS
Gaji tertinggi: 130.000 dollar AS (Systems Software Engineer)
Gaji terendah: 98.222 dollar AS (Product Designer)

3. Guidewire
Rata-rata gaji: 117.515 dollar AS
Gaji tertinggi: 132.250 dollar AS (Senior Integration Architect)
Gaji terendah: 95.625 dollar AS (Quality Assurance Engineer)

2. Yahoo
Rata-rata gaji: 118.290 dollar AS
Gaji tertinggi: 154.330 dollar AS (Product Management Director)
Gaji terendah: 64.333 dollar AS (Account Manager)

1. Cisco
Rata-rata gaji: 122.314 dollar AS
Gaji tertinggi: 208.679 dollar AS (Senior Director)
Gaji terendah: 69.683 dollar AS (Customer Support Engineer)
19.39 | 3 Komentar | Read More

Daftar 50 Waralaba Investasi di Bawah 50 Juta

Written By Unknown on Sabtu, 16 Juni 2012 | 02.29

1. Nama waralaba : Aladine Kebab
  1. Franchisor : Aladine Kebab
  2. Bidang usaha : Garai Kebab
  3. Keunikan : Garai Kebab cepat saji dan bergizi, dengan isi daging sapi panggang khas timur tengah.
  4. Berdiri : -
  5. Waralaba Fee: sistem paket investasi
  6. Total modal awal : Rp 21 juta dan Rp 50 juta
  7. Perkiraan BEP : -
  8. Alamat : Jalan Bungur Raya no 88 Kebayoran Lama, Jakarta 12240 . Telp: 021-68708847 / 0856-91623714 . Fax: 021-7397104
2. Nama waralaba: Andrew Crepes
  1. Franchisor : Andrew Crepes
  2. Bidang usaha : Garai crepes
  3. Keunikan : Crepesnya lebih crispy, bahan-bahannya dari villa.
  4. Berdiri : 1999
  5. Mulai waralaba : 2006
  6. waralaba fee : Sistempaket investasi
  7. Total modal awal : Rp 39 juta (belum termasuk sewa tempat)
  8. Alamat : Jl Gunung Sahari 3 no 1 B, Jakarta. Telp: 021-4200952
3. Nama waralaba: Ayam bakar Wong Solo Sepeda motor roda tiga
  1. Franchisor : PT Sarana Bakar Digdaya
  2. Bidang Usaha : Garai kecil RM Wong Solo
  3. Keunikan: Restoran dengan menu rumah makan Ayam oreng Wong Solo yang dijajakan dengan sepeda motor roda tiga
  4. Berdiri : 1991 (wong solo)
  5. Mulai waralaba : 2006 (Wong Solo sepeda motor roda tiga)
  6. Waralaba fee: -
  7. Total Modal awal: Rp 40 juta
  8. Perkiraan BEP:
  9. Alamat : Jalan Gajah Mada no 20 M, Telp/ Fax: (061) 787906 , Hp: 0811611242
4. Nama waralaba : Bakmi Gila
  1. Franchisor: Bakmi Gila
  2. Bidang usaha : Garai bakmi
  3. Keunikan: Garai bakmi yang menawarkan bakmi ramuan sendiri
  4. Berdiri : 2006
  5. Mulai waralaba: 2006
  6. Waralaba fee: Sistem paket investasi
  7. Total modal awal: Rp 6 juta – 19 juta
  8. Alamat : Jl Kemiri Depok Telp: Telp: 021- 92894924
5. Nama waralaba : Bakmi Raos
  1. Franchisor : PT Raos Aneka Pangan
  2. Bidang usaha : Garai Bakmi
  3. Keunikan : Garai Bakmi
  4. Berdiri : 2003
  5. Waralaba Fee: sistem paket investasi
  6. Total modal awal : Rp 7 juta dan Rp 8 juta
  7. Perkiraan BEP : 9 bulan
  8. Alamat : Kodam Bintaro Permai No 9 R, Jakarta. Telp: (021) 73884908
6. Nama waralaba : Bakso Malang Kota “Cak Eko”
  1. Franchisor : Henky Eko S
  2. Bidang usaha : Garai bakso
  3. Keunikan : bakso khas dengan ramuan buatan sendiri.
  4. Berdiri : 2006
  5. Waralaba Fee: Rp 35 juta (5 tahun)
  6. Total modal awal : Rp 60 juta
  7. Perkiraan BEP : 5 bulan
  8. Alamat / Contact: Henky Eko S, Pemilik Bakso Malang “Cak Eko”. telp: (021) 93846527 / hp: 0811950321, E-mail: henkyes[at]yahoo[dot]com
7. Nama waralaba : Bakso Kota Cak Man
  1. Franchisor : Bakso Kota Cak Man
  2. Bidang usaha : Bakso
  3. Keunikan : -.
  4. Berdiri : 1984
  5. Waralaba Fee: 50 juta
  6. Total modal awal : Rp 110 juta
  7. Perkiraan BEP : 12 bulan
  8. Alamat : Jalan Kedawung ll no 11 Malang Telp: (0341) 474648
8. Nama waralaba : Balon Udara
  1. Franchisor : Balon Udara Franchise Corp
  2. Bidang usaha : Garai penjualan balon
  3. Keunikan : Menjual balon dengan berbagai keperluan: balon iklan, balon remote kontrol, balon dekor, balon buket, balon duduk, balon print, balon gas, balon ritel dan sebagainya.
  4. Berdiri : 1995
  5. Waralaba Fee: Rp 25 juta
  6. Total modal awal : Rp 31 juta (belum termasuk tempat)
  7. Perkiraan BEP : -
  8. Alamat : Jl Dr. Makaliwe 1/9 Grogol, Jakarta Barat 11450 Indonesia. Telp: (021) 5636838 / 5637473 / 9112228 , Fax: 5637472 Hp: 0818-664369
9. Nama waralaba : Barley Bread
  1. Franchisor : Barley Bread Indonesia
  2. Bidang usaha : Garai Roti
  3. Keunikan : Menjual roti gandum dan cake dengan berbagai macam jenis.
  4. Berdiri : 2003
  5. Waralaba Fee: 25 juta (untuk 5 tahun)
  6. Total modal awal : Rp 100 juta (termasuk tempat)
  7. Perkiraan BEP : 1 tahun
  8. Alamat : telp: 0815-99-5000-8
10. Nama waralaba : Boogie
  1. Franchisor : PT Boogie Advindo
  2. Bidang usaha : Garai menjual produk olahraga
  3. Keunikan : Retail roduk perlengkapan olahraga alam bebas- tas, sandal, sepatu, pakaian lapangan, pelampung dan aksesoris perlengkapan alam bebas lainya.
  4. Berdiri : 1991
  5. Waralaba Fee: 5% dari omzet
  6. Total modal awal : Rp 60 juta – 120 juta (diluar sewa tempat)
  7. Perkiraan BEP : 1-2 tahun
  8. Alamat : Jalan Talang raya 28 Bogor, Telp: 0251-371443
11. Nama waralaba : BurgerKu
  1. Franchisor : Ocha Foods, Ngediono
  2. Bidang usaha : Garai Burger
  3. Keunikan : Garai burger di booth kecil
  4. Berdiri : 2005
  5. Waralaba Fee:Sistem paket investasi
  6. Total modal awal : Rp 3,5 juta
  7. Perkiraan BEP : 2 bulan
  8. Alamat/ contact : Ngdiono. Telp: 021-92654359 Fax: 021-88348020. E-mail: ochafoods[at]yahoo[dot]com
12. Nama waralaba : C’lup-C’lup
  1. Franchisor : PT Kreasi Sarana Rekatama
  2. Bidang usaha : Garai makanan hasil laut
  3. Keunikan : Makanan disusun dalam tusuk sate dan dicelupkan kedalam kuah saat akan disantap.
  4. Berdiri : 2002
  5. Waralaba Fee: Rp. 17,5 juta (3 tahun)
  6. Total modal awal : Rp 30 juta (belum termasuk sewa tempat)
  7. Perkiraan BEP : 6 bulan
  8. Alamat : Jl. Raya Kalimalang Bekas, Ruko Bumi Satria Kencana Blok B No 4. Telp: 021-88950934 Fax: 021-88952042
13. Nama waralaba : Campina Scoop Counter
  1. Franchisor : PT Campina Ice Cream Industry
  2. Bidang usaha : Garai Es Krim
  3. Keunikan : Garai Es krim, satu grup dengan es krim Campina, pemain es krim terbesar di Indonesia.
  4. Berdiri :-
  5. Waralaba Fee: sistem paket investasi
  6. Total modal awal : Rp 4 juta
  7. Perkiraan BEP : 3 bulan
  8. Alamat : Jalan Duri Kosambi no 12 Cingkareng, Jakarta 11750. Telp: 021-5414141 Fax: 021-6194558
14. Nama waralaba : C-Burger
  1. Franchisor : Bogasari Baking Center
  2. Bidang usaha : Garai Burger khas
  3. Keunikan : Burger khas yang dibuat dengan bentuk dan ukuran yang khas dan hasil kreasi Bogasari baking Center (BBC). Garainyadibuat Knock Down dan bisa disambung dengan garai paket BBC lain menjadi mini cafe.
  4. Berdiri : 2004
  5. Waralaba Fee: sistem paket investasi
  6. Total modal awal : Rp 50 juta
  7. Perkiraan BEP : 12 bulan
  8. Alamat : Jalan Raya Cilincing no 1 Jakarta utara. Telp: 021-4301048 ext 465, 43920174, 43920126/7 Fax: 021-43920127
15. Nama waralaba : Cendol Gading
  1. Franchisor : Wahyu Saidi
  2. Bidang usaha : Garai Cendol
  3. Keunikan : Garai cendol di Gerobak.
  4. Berdiri : 1990 (mulai kemitraan 2004)
  5. Waralaba Fee: sistem paket investasi
  6. Total modal awal : Rp 3 juta
  7. Perkiraan BEP : 5 bulan
  8. Alamat : Jl Pemuda no 66 Rawamangun Jakarta Timur 13220. Telp: 021-470.4546, Hp: 0818754173
16. Nama waralaba : Cherry Crepes
  1. Franchisor : Edwin DW
  2. Bidang usaha : Garai Crepes
  3. Keunikan : Garai kue dadar
  4. Berdiri :
  5. Waralaba Fee: -
  6. Total modal awal : Rp 11 juta, 18 juta dan 47 juta
  7. Perkiraan BEP : 5 bulan
  8. Alamat : Jl Hamid Rusdi 35/ 27, Malang – Jawa Timur. Telp: 341-320068, Flexi: +62-341-6283633
17. Nama waralaba : Chubby Burger
  1. Franchisor : PT Sacca Prima Axisindo
  2. Bidang usaha : Garai Burger
  3. Keunikan : Burger dengan lapisan daging tebal , gemuk dan chubby. Dibuat dengan proses gril dan saos barbaque spesial.
  4. Berdiri : -
  5. Waralaba Fee: sistem paket investasi
  6. Total modal awal : Rp 65 juta
  7. Perkiraan BEP : -
  8. Alamat : Tolodong House 3rd Floor Tolodong Atas no 28, Kabayoran baru Jakarta Selatan Telp: 021-5274087
18. Nama waralaba : C-Kanoe
  1. Franchisor : Bogasari Baking Center
  2. Bidang usaha : Garai makanan khas
  3. Keunikan : Makanan hawaiian hotdog yang dikembangkan oleh Bogasari Baking Center (BBC). Garainya dibuat knock-down dan bisa disambung dengan garai paket BBC lain menjadi mini cafe.
  4. Berdiri : 2005
  5. Waralaba Fee: sistem paket investasi
  6. Total modal awal : Rp 50 juta
  7. Perkiraan BEP : 18 bulan
  8. Alamat : Jalan Raya Cilincing no 1 Jakarta utara. Telp: 021-4301048 ext 465, 43920174, 43920126/7 Fax: 021-43920127
19. Nama waralaba : Coffee Toffee
  1. Franchisor : Hendy Setiono
  2. Bidang usaha : Garai kopi
  3. Keunikan : Kafe drive-thru. Dilayani dicounter khusus, tanpa meja dan kursi.
  4. Berdiri : 2006
  5. Waralaba Fee: sistem paket investasi
  6. Total modal awal : Rp 35 juta
  7. Perkiraan BEP : -
  8. Alamat : Semolowaru Elok 1 / 17 Surabaya. Telp: 031-70641912. Fax: 031-5949112
20. Nama waralaba : Crepes & Coins
  1. Franchisor : Bogasari Baking Center
  2. Bidang usaha : Garai Crepes
  3. Keunikan : Garai makanan kecil yang berupa kue dadar yang dibuat sedemikian khas.
  4. Berdiri : 2004
  5. Waralaba Fee: sistem paket investasi
  6. Total modal awal : Rp 43 juta
  7. Perkiraan BEP : 8 bulan
  8. Alamat : Jalan Raya Cilincing no 1 Jakarta utara. Telp: 021-4301048 ext 465, 43920174, 43920126/7 Fax: 021-43920127
21. Nama waralaba : DAG Photo Box Studio
  1. Franchisor : PT. Karya Neon Perdana
  2. Bidang usaha : garai studio foto
  3. Keunikan : Melayani jasa cetak, fotografi baik indoor maupun outdoor, jasa reprodusi foto lama, manifulasi atau perbaikan foto, retouching dll.
  4. Berdiri : 2003
  5. Waralaba Fee: sistem paket investasi
  6. Total modal awal : Rp 25 juta, Rp 40 juta dan Rp 50 juta
  7. Perkiraan BEP : -
  8. Alamat : Jl Kota bambu selatan 2 no 59 Jakarta 11430. Telp: 021-5608705 Fax:021-6508706. Hp: 08159986076 (Hadi)
22. Nama waralaba : Dobbi Fried Chicken
  1. Franchisor : Dobbi Indonesia
  2. Bidang usaha : Garai Ayam goreng
  3. Keunikan : Waralaba fried Chicken dan burger dengan bumbu rempah-rempah pilihan , tanpa MSG dan pengawet.
  4. Berdiri : -
  5. Waralaba Fee: sistem paket investasi
  6. Total modal awal : Rp 19 juta s/d Rp 30 juta
  7. Perkiraan BEP : -
  8. Alamat :Jl. Sonokeling no 49 Gejayan, Condong Catur – Yogyakarta. Telp: 0274-7497939, 0812-2956223 Fax: 0274-881737
23. Nama waralaba : Edam Burger
  1. Franchisor : Made Ngurah Bagiana
  2. Bidang usaha : Garai Burger
  3. Keunikan : Garai Burger dengan modal terjangkau.
  4. Berdiri : 1990
  5. Waralaba Fee: sistem paket
  6. Total modal awal : Mulai dari rp. 3 juta
  7. Perkiraan BEP : 2 bulan
  8. Alamat : Jl Malaka Raya no 84 Perumnas klender Jakarta Timur
24. Nama waralaba : Express Crepes & Corn
  1. Franchisor : Express Food
  2. Bidang usaha : Garai crepes dan jagung
  3. Keunikan : Menggabungkan 3 jenis produk, yaitu “Crepes” dan “cup Corn” dan juga minuman “Bubble Drink” dalam satu garai
  4. Berdiri : 2004
  5. Waralaba Fee: sistem paket investasi
  6. Total modal awal : Rp 7 juta
  7. Perkiraan BEP : 5 bulan
  8. Alamat :Griya Depok Asri A2/ 8 Depok- Indonesia. Telp: 021-7707410 atau 081317774924
25. Nama waralaba : FresCorn
  1. Franchisor : PT Anvic Multi Business
  2. Bidang usaha : Garai jagung pipilan
  3. Keunikan : Garai yang menjual jagung pipilan.
  4. Berdiri : 2001
  5. Waralaba Fee: sistem paket investasi
  6. Total modal awal : Rp 8 juta
  7. Perkiraan BEP : 1 tahun
  8. Alamat : Jl Klingkit Permai Blok C no 6 Jakarta Barat. Telp: 021-70700398
26. Nama waralaba : Hotdog Booth
  1. Franchisor : PT Mutu Karya Perkasa
  2. Bidang usaha : Garai HotDog
  3. Keunikan : Hotdog dengan ciri sosisnya memiliki aroma smoke (aroma asap) karena dibuat dnegan mesin smoke.
  4. Berdiri : 2004
  5. Waralaba Fee: Rp 7 juta
  6. Total modal awal : Rp 40 juta (belum termasuk tempat)
  7. Perkiraan BEP : 4 bulan
  8. Alamat : Jl Petogogan 1 no 42 Jakarta Selatan. Telp: 021-7393307 Fax: 021-7252711
27. Nama waralaba : Inke
  1. Franchisor : PT. Duta kalingga Pratama
  2. Bidang usaha : Garai Refill Printer
  3. Keunikan : Refill Printer.
  4. Berdiri : 2006 (Indonesia)
  5. Waralaba Fee: sistem paket investasi
  6. Total modal awal : Rp 55 Juta (diluar sewa tempat)
  7. Perkiraan BEP : 4bulan
  8. Alamat : Jl Griya Agung no 3 Sunter Agung, Jakarta 14350. Telp: 021-6410730
28. Nama waralaba : I-Tutor
  1. Franchisor : PT International Data Networks
  2. Bidang usaha : Franchise Pendidikan
  3. Keunikan : Pendidikan Bahasa inggris, matematika komputer dan lain-lain yang menggunakan kurikulum internasional di Singapura.
  4. Berdiri : 2006 (masuk ek Indonesia)
  5. Waralaba Fee: sistem paket investasi
  6. Total modal awal : Rp 26 juta (diluar sewa tempat)
  7. Perkiraan BEP : 3 bulan
  8. Alamat : Jl Raya Duri Kosambi no 168 H Cengkareng – jakarta 11750 Telp: 021-5453235/36 Fax: 021-5452986
29. Nama waralaba : Kebab Turki
  1. Franchisor : Hendy Sutiono
  2. Bidang usaha : Garai Kebab
  3. Keunikan : Garai Kebab yaitu makanan khas timur tengah berupa daging sapi panggang yang dibungkus roti khusus.
  4. Berdiri : 2003
  5. Waralaba Fee: sistem paket investas
  6. Total modal awal : Rp 40 juta Rp 60 juta dan Rp 80 juta
  7. Perkiraan BEP : 19 bulan
  8. Alamat : Semolowaru Elok 1 / 17 Surabaya. Telp: 031-70641912. Fax: 031-5949112
30. Nama waralaba : Klenger Burger
  1. Franchisor : Velly Kristianti
  2. Bidang usaha : Garai Burger
  3. Keunikan : Garai burger dengan daging yang dipanggang (grill). Motonya : “No Grill, No Way”
  4. Berdiri : 2006
  5. Waralaba Fee: sistem paket investasi
  6. Total modal awal : Rp 70 juta s/d 100 juta (belum termasuk sewa tempat)
  7. Perkiraan BEP : 10 bulan
  8. Alamat : Klenger Burger, Jalan Raya pekayon no 31 Bekasi Selatan. Telp: 021-8216450; 08176681551
31. Nama waralaba : Lekker Crepes
  1. Franchisor : UD Vita Husada
  2. Bidang usaha : Garai crepes
  3. Keunikan : Garai kue dadar.
  4. Berdiri : -
  5. Waralaba Fee: sistem paket investasi
  6. Total modal awal : Rp 5 juta
  7. Perkiraan BEP : -
  8. Alamat : Telp: 021-8446169
32. Nama waralaba : Lucky Crepes
  1. Franchisor : Lucky Crepes
  2. Bidang usaha : Garai Crepes
  3. Keunikan : Garai Kue dadar
  4. Berdiri : 2005
  5. Waralaba Fee:
  6. Total modal awal : Rp 5,5 juta
  7. Perkiraan BEP : 6 bulan
  8. Alamat : Jl Delima Depok. Telp: 08159007272
33. Nama waralaba : MagFood Red Crispy
  1. Franchisor : PT. RedCrispy International
  2. Bidang usaha : Garai ayam goreng
  3. Keunikan : Garai ayam goreng yang dikembangkan oleh kelompok usaha MagFood Inovasi Pangan. RedCrispy punya motto: “Harga Lokal, Rasa Internasional”. Ada beberapa pilihan paket: Becak, garai statik kecil dan cafe.
  4. Berdiri : 2001
  5. Waralaba Fee: sistem paket investasi
  6. Total modal awal : Rp 15 juta, Rp 16 juta, Rp 20 juta dan Rp 30 juta
  7. Perkiraan BEP : 7 – 11 bulan
  8. Alamat : Jl Ciomas 3 no 18, Kebayoran baru, Jakarta Selatan. 12180. Telp: 021-7250449, 7228413, 7395486 Fax: 021-7395486
34. Nama waralaba : Magickink
  1. Franchisor : Magickink Digital workshop & training center
  2. Bidang usaha : Refill center
  3. Keunikan : Refill Center.
  4. Berdiri : 2001
  5. Waralaba Fee: -
  6. Total modal awal : Rp 5 juta
  7. Perkiraan BEP : 1 bulan
  8. Alamat : Jl Pondok Mas V no 69, Cimahi, Bandung, Jawa Barat. Telp: 022-6629863.
  9. web: http://magickink.com
35. Nama waralaba : MartaBucks
  1. Franchisor : Bogasari Baking Center
  2. Bidang usaha : Garai Martabak
  3. Keunikan : Martabak yang dikembangkan khusus oleh Bogasari Baking Center (BBC).
  4. Berdiri : 2005
  5. Waralaba Fee: sistem paket investasi
  6. Total modal awal : Rp 8,5 juta (belum termasuk tempat)
  7. Perkiraan BEP : 8 bulan
  8. Alamat : Jalan Raya Cilincing no 1 Jakarta utara. Telp: 021-4301048 ext 465, 43920174, 43920126/7 Fax: 021-43920127
36. Nama waralaba : Melia Laundry
  1. Franchisor : Cv. Melia
  2. Bidang usaha : Garai Binatu
  3. Keunikan : Jasa pencucian dan Dry Clean secara profesional dengan menggunakan teknologi mutakhir, sehinga bisa melayani proses cuci kilat 1 jam, one day dan sesuai selera konsumen.
  4. Berdiri : 1996
  5. Waralaba Fee: 20 juta
  6. Total modal awal : Rp 60 juta
  7. Perkiraan BEP : -
  8. Alamat : Melia Laundry & Dry Cleaning. Jl Sengon no 1 Janti, Jogjakarta. Telp: 0274-488656
37. Nama waralaba : Mini cafe RedCrispy
  1. Franchisor : PT. RedCrispy International
  2. Bidang usaha : Garai ayam goreng
  3. Keunikan : Garai Cafe mini yang menjual ayam goreng
  4. Berdiri : 2003
  5. Waralaba Fee: sistem paket investasi
  6. Total modal awal : Rp 70 juta
  7. Perkiraan BEP : 11 bulan
  8. Alamat : Jl Ciomas 3 no 18, Kebayoran baru, Jakarta Selatan. 12180. Telp: 021-7250449, 7228413, 7395486 Fax: 021-7395486
38. Nama waralaba : MKExpress
  1. Franchisor : PT Megantara Kencana Express
  2. Bidang usaha : Garai Kurir
  3. Keunikan : Garai kurir sehari sampai.
  4. Berdiri : -
  5. Waralaba Fee: sistem paket investasi
  6. Total modal awal : Rp 20 juta (diluar sewa tempat)
  7. Perkiraan BEP : 2 tahn
  8. Alamat :Wisma Fajar d/h Fairbanks Blok B Lt 2 no 23. Jl Pintu 1 Senayan jakarta 10270. Telp: 021-70919914 Fax: 021-5742342
39. Nama waralaba : Mr. Burger
  1. Franchisor : PT Gempita Indonesia Muda
  2. Bidang usaha : Garai Burger
  3. Keunikan : Garai Burger, paket investasinya dari yang kecil hingga berbentuk cafe.
  4. Berdiri : 2005
  5. Waralaba Fee: sistem paket investasi
  6. Total modal awal : Rp 3 juta (mini counter), Rp 39 juta (counter oval/ kios), Rp 150 – 250 juta (cafe) dan Rp 500 juta (restoran)
  7. Perkiraan BEP : 2 tahun
  8. Alamat : Jl Raya Moh. Kahfi 1 no 33, Ciganjur Jakarta 12630 Telp: 021-788922 Fax: 021-78892203
40. Nama waralaba : PanelNeon
  1. Franchisor : PT JPG Technology
  2. Bidang usaha : Garai neon panel
  3. Keunikan : Memproduksi neon panel yaitu semacam neon box dengan teknologi baru yang dikembangkan PT JPG sehinggga neonbox yang dihasilkan lebih kaya warna dan bentuk gambar yang ingin ditampilkan lebih banyak .
  4. Berdiri : 2000
  5. Waralaba Fee: sistem paket investasi
  6. Total modal awal : Rp 125 juta
  7. Perkiraan BEP : 3 bulan
  8. Alamat : Jl Pondok Mas V / 69 Baros – Cimahi, Bandung- Jawa Barat. Telp: 022-70123440
41. Nama waralaba : Piccazzo Burger
  1. Franchisor : PT Gastorama Indonesia
  2. Bidang usaha : Garai Burger
  3. Keunikan : Garai burger yang meski dijual digarai kecil sasaran pangsa pasarnya menengah keatas.
  4. Berdiri : 2002
  5. Waralaba Fee: sistem paket investasi
  6. Total modal awal : Rp 4,1 juta (Belum termasuk tempat)
  7. Perkiraan BEP : 2 bulan
  8. Alamat : Jl Sunter Karya Timur 2 A Blok HB 4 no 7A Sunter Agung, Jakarta Utara 14350. Telp: 021-6518577 Fax: 021-65305476
42. Nama waralaba : P-Man
  1. Franchisor : P-Man
  2. Bidang usaha : Garai pidsng goreng
  3. Keunikan : Garai pisang goreng yang menjadi pelopor pisang goreng dengan rasa premium, kreatif dan inovatif.
  4. Berdiri : -
  5. Waralaba Fee: 36 juta (3 tahun)
  6. Total modal awal : Rp 45 juta (belum termasuk tempat)
  7. Perkiraan BEP : 1 tahun
  8. Alamat : Jl Raya pasar minggu no 34 B, Jakarta Selatan. Telp: 021- 7974573 Fax: 021-7974573 Hp: 08161341327
43. Nama waralaba : Pop Licks
  1. Franchisor : PT Popindo Selera Prima
  2. Bidang usaha : Garai Es Krim
  3. Keunikan : Garai Es krim yang dikembangkan oleh PT Popindo Selera Prima.
  4. Berdiri : -
  5. Waralaba Fee: sistem paket investasi
  6. Total modal awal : Rp 18 juta
  7. Perkiraan BEP : 20 bulan
  8. Alamat : Komplek Green Garden Blok D1 / 1 C Jakarta Barat 12530. Telp: 021-5817470 Fax: 021-5817427
44. Nama waralaba : Salsa Chicken & Burger
  1. Franchisor : Salsa chicken & Burger
  2. Bidang usaha : Garai Kebab
  3. Keunikan : Garai burger dan ayam goreng. Garainya kecil dengan konsep mini restoran yang menyediakan ayam goreng, burger dan soft drink-nya.
  4. Berdiri : 2006
  5. Waralaba Fee: sistem paket investasi
  6. Total modal awal : Rp 7 juta
  7. Perkiraan BEP : 6 bulan
  8. Alamat : Jl Masjid An-Nur no 24 Menteng Dalam, Jakarta Selatan. Telp: 021-93115502, 93115501, 70306211
45. Nama waralaba : Senyum Muslim
  1. Franchisor : PT Senyummuslim Waralaba Indonesia
  2. Bidang usaha : Toko buku
  3. Keunikan : Toko buku islam. Selain menjual buku dan majalah islam juga menjual pakaian muslim.
  4. Berdiri : 2005
  5. Waralaba Fee: sistem paket investasi
  6. Total modal awal : Rp 25 juta
  7. Perkiraan BEP : 6 bulan
  8. Alamat : Jl Tebet Timur Dalam 8 no 21 Jakarta Selatan 12820.Telp: 021-8314184 / 70321814 Fax: 021-8301558
46. Nama waralaba : Shafira
  1. Franchisor : PT Shafira Laras Persada
  2. Bidang usaha : Toko busana muslim
  3. Keunikan : Garai busana muslim.
  4. Berdiri : 1989 (mulai franchise 2006)
  5. Waralaba Fee: sistem paket investasi
  6. Total modal awal : Rp 50 juta
  7. Perkiraan BEP : 2 tahun
  8. Alamat : Jl Buah Batu no 165 B bandung. Telp: 022- 7316301 Fax: 022-7314476
47. Nama waralaba : Sport Bordir
  1. Franchisor : PT JPG Technology
  2. Bidang usaha : Garai Bordir
  3. Keunikan : Garai bordir model baru , yakni model model tanpa benang dan jarum. Barang akan dibordir sangat beragam, mulai dari bahan katun hingga bahan kulit untuk dompet atau tas.
  4. Berdiri : -
  5. Waralaba Fee: sistem paket investasi
  6. Total modal awal : Rp 65 juta
  7. Perkiraan BEP : 6 bulan
  8. Alamat : JPG Technology Ltd Jl Pondok Mas V no 69 Baros- Cimahi- Bandung 40532 Telp: 022-6629863 / 70232328 Fax: 022-6644939, 70123441. Http://sportbordir.com
48. Nama waralaba : Star Express
  1. Franchisor : PT Star Express Logistik
  2. Bidang usaha : Garai Kurir
  3. Keunikan : Garai Kurir dari kelompok star grup
  4. Berdiri : 2003 (mulai franchise 2006)
  5. Waralaba Fee: -
  6. Total modal awal : Rp 35 juta
  7. Perkiraan BEP : -
  8. Alamat : Jl Jendral Basuki Rahmat. No 21 Cipinang besar selatan , Telp: 021-8568282 Fax: 021-8566098
49. Nama waralaba : Ta B’nana
  1. Franchisor : Ta B’nana (Ery Ashok)
  2. Bidang usaha : Garai pisang goreng
  3. Keunikan : Garai pisang goreng crispy, ramuannya crispynya buatan sendiri.
  4. Berdiri : 2004 (franchis mulai 2006)
  5. Waralaba Fee: -
  6. Total modal awal : Rp 20 juta
  7. Perkiraan BEP : -
  8. Alamat : Jl Boulevard Raya blok TN 2 / 29 Kelapa gading permai jakarta. Telp: 021-70228469 , 70743589
50. Nama waralaba : Tiki
  1. Franchisor : PT Tiki jalur nugraha eka kurir
  2. Bidang usaha : Jasa kurir
  3. Keunikan : Agen kurui dari PT tiki, perusahaan kurir nasional.
  4. Berdiri : 1990 (mulai franchise 1997)
  5. Waralaba Fee:
  6. Total modal awal : Rp 20 juta (franchise 6,5 juta)
  7. Perkiraan BEP : -
  8. Alamat : Jl Tomang Raya no 11 Jakarta, 11440 Telp: 021-5665262 fax; 5671413
Sumber
02.29 | 0 Komentar | Read More

Profil Alejandro Santo Domingo Davila Orang Terkaya Kolumbia

Written By Unknown on Jumat, 18 Mei 2012 | 11.46

Alejandro Santo Domingo Davila masuk daftar orang kaya baru versi Forbes. Maret lalu, Forbes mencatat kekayaan pria 35 tahun ini di angka Rp 85 triliun. Kekayaan itu merupakan warisan ayahnya, Julio Maro Santo Domingo, yang meninggal Oktober 2011. Bisnis Santo Domingo Group terutama berasal dari bisnis minuman, SABMiller dan berbagai sektor lain.



Alejandro Santo Domingo Davila mendadak menjadi orang kaya baru setelah ayahnya, Julio Mario Santo Domingo, mengembuskan nafas terakhir pada Oktober 2011 lalu.

Berbekal warisan bisnis milik keluarga, Santo Domingo Group, yang satu di antaranya berupa perusahaan bir, laki-laki berdarah Kolombia-Amerika ini langsung bertengger di urutan ke-97 sebagai orang kaya di dunia versi Majalah Forbes. Kekayaan laki-laki muda yang masih membujang tersebut melejit mencapai 9,5 miliar dollar Amerika atau sekitar Rp 85 triliun.

Putra pertama hasil pernikahan kedua Julio Mario Santo Domingo dengan Beatrice Davila Rocha ini sebetulnya tidak pernah mempelajari ilmu bisnis di bangku kuliah. Alejandro malah menyandang sarjana sejarah lulusan Harvard University. Keteguhan mengembangkan bisnis keluargalah yang seketika menyulapnya menjadi pebisnis andal.

Usia 22 jadi direktur

Tidak seperti remaja pada umumnya, di usia 22 tahun, Alejandro sudah berani mengambil tanggung jawab besar sebagai direktur pelaksana di salah satu bisnis milik keluarga, perusahaan finansial Quadrant Capital Advisor di New York. Di perusahaan jasa konsultan investasi, pria 35 tahun ini mengabdi selama tiga tahun, terhitung sejak 1999. Pada periode yang sama, dia juga terpilih sebagai Dewan Pengawas Metropolitan Museum of Art di New York.

Jauh sebelum itu, laman Bloomberg Businessweek menyebutkan, Alejandro sudah pernah mencicipi kursi kepemimpinan komite eksekutif di Grupo Empresarial Bavaria SA, anak usaha SAB Miller. Dia juga menjabat sebagai chairman produsen minuman Union de Cervecerias Peruanas Backus y Johnston SAA.

Pria kelahiran New York, 13 Februari 1977 ini pun menjabat salah satu direktur produsen bir SABMiller Plc sejak akuisisi SABMiller terhadap Bavaria pada 9 November 2005. Ketika itu, ayahnya menukar kepemilikan mayoritas Bavaria dengan 15% saham SABMiller. Dari sinilah sebagian besar kekayaan keluarga Santo Domingo berasal.

Alejandro pun tercatat duduk di kepengurusan Valorem SA, Comunican SA, dan Caracol Television SA. Dia juga melayani organisasi pembangunan internasional nirlaba menduduki kursi di dewan direksi.
Kini, generasi baru Santo Domingo Group yang menduduki peringkat kedua sebagai konglomerat bisnis di Kolombia itu tercatat mengoperasikan lebih dari 100 bisnis milik keluarga di berbagai sektor. Alejandro mengurus bisnis keluarga. Mulai perusahaan produsen bir SABMiller, perusahaan konsultan investasi Quadrant Capital Advisor, perusahaan energi, perusahaan televisi, surat kabar – El Espectador, hingga studi kualifikasi untuk pengembangan sumber daya manusia.

Peduli sosial

Kendati memiliki segudang aktivitas bisnis, kepedulian Alejandro terhadap lingkungan sosial lumayan tinggi. Tengok saja, dukungan yang ia berikan kepada berbagai kegiatan amal Amerika Latin, termasuk yayasan keluarganya, Mario Santo Domingo Foundation. Dia juga bermitra dengan yayasan penyanyi Shakira asal Kolombia, America Latina en Accion Solidaria (ALAS).
Alejandro disebut-sebut memiliki ciri sebagai pebisnis, rasional analitis, investor cermat, dan pemodal yang fokus dan detil. "Dari ayah saya belajar, dari banyak hal lainnya, yang penting adalah fokus pada bagaimana bisnis bisa menghasilkan, yaitu hati-hati, berani mengambil dan mengukur risiko," ujarnya seperti mengutip Columbia Reports.

Wejangan itulah yang barangkali memberanikan Santo Domingo mulai menggeluti bisnis pertama kali di tahun 2002. Alejandro meluncur di Quadrant Capital Advisor, perusahaan konsultan investasi yang berbasis di New York. Saat ini, dia memegang posisi managing director di perusahaan ini.
Pada 2005, bersama sepupunya, Carlos Alejandro Perez Davila dan Felipe Perez Davila, dia menegosiasikan tukar guling kepemilikan ayahnya di perusahaan pembuat bir Bavaria dengan 15% saham di SABMiller Plc, perusahaan sejenis asal Anglo Amerika Selatan.

Tukar guling

Tukar guling senilai 7,8 miliar dollar Amerika ini yang melejitkan kekayaan keluarga Santo Domingo. Dalam perkembangannya, SABMiller, produsen bir terbesar kedua di Amerika Latin ini menjadi satu dari 100 lebih bisnis Santo Domingo Group.

Kontribusinya terbesar terhadap bisnis keluarga Santo Domingo. Sejak 2005 hingga saat ini, Alejandro menjabat sebagai Non-Executive Director dan Member of Nomination Committee di SABMiller.
Melalui SABMiller, seperti dilansir dalam guardian.co.uk, Santo Domingo Group tidak akan kesulitan mengepakkan sayap bisnisnya ke pasar China, Rusia, dan India. Bavaria kini dikenal sebagai salah satu tim manajemen terbaik di industri makanan dan minuman.

Alejandro juga membuka pintu bagi investor kelas internasional yang ingin menanamkan duitnya di SABMiller. Ini sebagai salah satu cara meningkatkan investasi di Kolombia. "Saya kira, aksi ini akan membuka mata investor. Potensinya besar untuk melakukan akuisisi, bisnis patungan, atau bahkan sekadar mengawali bisnis," imbuh dia seperti dilansir kontan.

Maklumlah, bisnis Santo Domingo Group hingga kini masih dikuasai keluarga besarnya sendiri. Padahal, sebagian besar perusahaan peninggalan Julio Mario tersebut tercatat menjadi raksasa industri bisnis di Kolombia. Hal ini diperkirakan, karena investor luar masih terlalu takut untuk masuk pasar Kolombia.
Alejandro akan menggunakan iklim investasi yang mulai membaik di Kolombia. Baru-baru ini, Kolombia menjadi salah satu tujuan investasi untuk membangun usaha patungan atau akuisisi.

Memang, ini lebih seperti pemanasan. Sekadar menyegarkan ingatan, Februari tahun lalu, Divisi Keuangan Konsumen General Electric setuju untuk mengambil saham minoritas di salah satu grup perbankan terbesar Kolombia, Banco Colpatria.
Kembalinya iklim investasi yang positif karena situasi keamanan di Kolombia telah benar-benar membaik. Bukan hanya bagi penduduk lokal, tetapi juga bagi calon investor.

Ini membawa dampak positif bagi industri bisnis Kolombia. "Ketakutan masih ada, tidaklah mudah bagi kami untuk meyakinkan investor untuk datang. Tetapi, sejauh yang saya ketahui, Bogota adalah kota yang lebih aman ketimbang Meksiko, Rio de Janeiro, atau Sao Paulo," pungkas pewaris Santo Domingo ini.
11.46 | 0 Komentar | Read More

10 Besar Negara dengan Pajak Tertinggi di Seluruh dunia

Written By Unknown on Kamis, 10 Mei 2012 | 09.45

Krisis utang Eropa yang makin membengkak memaksa beberapa negara menaikkan pajak. Spanyol tahun lalu menaikkan 2% tingkat pajak menjadi 45%. Partai Sosialis yang baru saja memenangkan Pemilu Perancis juga mengajukan kenaikan pajak bagi orang-orang kaya.

Nah, negara-negara mana saja yang menetapkan pajak tinggi bagi warganya?

Berikut ini 10 negara dengan tingkat pajak penghasilan tertinggi di dunia :

10. Irlandia

Rasio pajak penghasilan: 48%
Penghasilan rata-rata 2010: US$ 50.400

Tingkat pajak Irlandia merupakan yang tertinggi dibanding negara Eropa Utara lainnya. Faktanya, Eropa Utara termasuk area dengan pajak penghasilan pribadi tertinggi kedua di dunia menurut KPMG.

9. Finlandia

Rasio pajak penghasilan: 49,2%
Penghasilan rata-rata 2010: US$ 49.000

Tingkat marjinal rata-rata Finlandia saat ini 49.2% dan berlaku untuk penghasilan US$ 91.000. Pada 2004, Finlandia sempat menetapkan pajak 53,5% untuk melawan efek inflasi.

8. Inggris

Rasio pajak penghasilan: 50%
Penghasilan rata-rata 2010: US$ 52.320

Inggris menaikkan 10% tingkat pajak tertingginya jadi 50% pada 2010. Maret lalu, pemerintah Inggris menurunkan tingkat pajak untuk warga berpenghasilan tertinggi menjadi 45% dan mulai efektif berlaku April 2013.

7. Jepang

Rasio pajak penghasilan: 50%
Penghasilan rata-rata 2010: US$ 52.200

Jepang satu-satunya negara Asia yang masuk daftar 10 besar. Rata-rata tingkat pajak negara di Asia 23%. Tingkat pajak penghasilan tertinggi Jepang dikenakan untuk warga berpenghasilan US$ 217.000.

6. Belgia

Rasio pajak penghasilan: 50%
Penghasilan rata-rata 2010: US$ 52.700

Tingkat pajak Belgia lebih tinggi 5% dari rata-rata negara Eropa Barat lainnya yang dikenal sebagai area berpajak tertinggi nomor satu di dunia. Pajak 50% dikenakan bagi warga berpenghasilan mulai dari US$ 46.900.

5. Austria

Rasio pajak penghasilan: 50%
Penghasilan rata-rata 2010: US$ 50.700

Austria kerap duduk di posisi pertama negara yang paling nyaman ditinggali di dunia. Namun pajak yang dikenakan kepada warganya termasuk paling tinggi di Eropa. Tingkat pajak tertinggi dikenakan untuk warga berpenghasilan US$ 80.000.

4. Belanda

Rasio pajak penghasilan: 52%
Penghasilan rata-rata 2010: US$ 57.000

Tingkat pajak Belanda termasuk tinggi dibanding negara Eropa Barat yang rata-rata mematok 45,7%. Penghasilan tertinggi yang dikenai pajak 52% adalah US$ 74.500.

3. Denmark

Rasio pajak penghasilan: 55,4%
Penghasilan rata-rata 2010: US$ 64.000

Denmark pernah menerapkan tingkat pajak tertingginya yaitu 62,3% pada tahun 2008. Penghasilan tertinggi yang dikenai pajak paling mahal adalah US$ 76.000.

2. Swedia

Rasio pajak penghasilan: 56,6%
Penghasilan rata-rata 2010: US$ 48.800

Tingkat pajak tertinggi dikenakan pada penghasilan US$ 81.000. Seluruh penghasilan dari pajak dialokasikan untuk keamanan sosial. Menurut OECD, Swedia menghabiskan sebagian besar PDB-nya pada pelayanan sosial paling banyak dari negara lain di dunia. Warga Swedia menerima pendidikan gratis, fasilitas kesehatan bersubsidi, transportasi publik dan pensiun dasar, semuanya ditanggung pemerintah.

1. Aruba

Rasio pajak penghasilan: 58,95%
Penghasilan rata-rata 2010: -

Negara yang dikuasai Belanda ini punya tingkat pajak tertinggi di dunia sekaligus jadi satu-satunya negara di Amerika yang masuk daftar 10 besar. Pada tahun 2007, tingkat pajak Aruba sempat mencapai 60%. Warga yang dikenai pajak 58,95% adalah kaum lajang dan berpenghasilan USD 165.000. Sementara bagi yang sudah menikah 'hanya' dikenai pajak 55,85%.

Pulau kecil di Kepulauan Karibia ini memiliki tingkat pajak tertinggi dari rata-rata 26,7%. Bahama, Bermuda dan Cayman Islands bahkan tidak mengenakan pajak penghasilan pribadi. Aruba memang dikenal memiliki standar hidup paling tinggi dibanding negara Kepulauan Karibia lainnya. Pemasukan dari pajak dialokasikan untuk asuransi kesehatan, pensiun dan kecelakaan premium.
09.45 | 1 Komentar | Read More

Broker, Profesi Cepat Kaya

Written By Unknown on Senin, 30 April 2012 | 10.15


Tiga wanita itu turun dari tiga mobil mewah dengan raut cerah. Mereka perlahan-lahan masuk ke sebuah hotel bintang lima di kawasan segitiga emas Jakarta, pekan lalu. Di lobi, 12 orang menghampiri dan mereka segera terlibat percakapan serius. Tiga menit kemudian, mereka terlihat bersalam-salaman dan 12 orang itu pamit.

Di coffee shop, ketiga wanita itu berembuk, saling mencocokkan data selama 10 menit. Sejurus kemudian, mereka terlibat dalam rapat membahas rencana kerja. Hanya sesekali terdengar canda segar, selebihnya berdiskusi dalam rentang waktu ketat. ”Sebagai broker properti, kami amat cermat bekerja,” tutur Sri Utami, salah seorang wanita itu. ”Kami sama-sama sibuk, maka menggunakan waktu sangat efisien.”

Sri dan dua temannya, Fajriah dan Melania, sangat menyadari bahwa sebagai broker profesional, mereka harus memiliki keunggulan-keunggulan komparatif dibandingkan dengan broker lain. Mereka memiliki basis data yang komplet, terutama di Pulau Jawa. Hendak bertanya sampai ke proyek dengan skala 5 hektar ke atas, mereka miliki. Mereka pun mengantongi data menyangkut luasan rumah, harga, dan cara praktis membeli atau menjual rumah atau apartemen. Data yang mereka tawarkan kerap dalam tiga bahasa, yakni bahasa Indonesia, Inggris, dan Mandarin. Inilah salah satu sebab mereka menjadi tempat bertanya para pengembang, eksekutif properti, dan para pencari rumah/apartemen.

Para broker seperti Sri dan kawan-kawan ini pula yang mempunyai kontribusi larisnya sebuah perumahan dan apartemen. Kalau ada apartemen atau perumahan bisa tandas dalam sehari sampai sepekan lamanya, tentu ada kontribusi para broker, sekecil apa pun itu. Bukan rahasia lagi kalau para staf pengembang memandang mereka sebagai salah satu faktor suksesnya penjualan rumah/apartemen. Para staf pengembang tersebut memang mempunyai banyak staf dan jaringan luas untuk merengkuh para pembeli. Akan tetapi, pasukan ”penjual dan pemasaran” itu tentu tidak cukup memadai untuk menjangkau semua lapisan pembeli. Para broker tetap dibutuhkan untuk menjaring pembeli.

Ray Susilo, eksekutif properti di Jakarta, mengatakan, jangan remehkan pendapatan para broker properti ini. Jika memiliki jaringan sangat luas dan berbakat memasarkan properti, seorang broker mampu meraih penghasilan bersih Rp 100 juta per bulan. Sesekali ada broker yang kariernya sedang berkilau bisa mendapat Rp 1,5 miliar per bulan dalam kurun waktu setengah tahun. Ini sebabnya, para broker yang ahli ”bertarung di lapangan” mampu membeli mobil mewah keluaran Jerman dan Inggris.

Pekerjaan menjadi broker properti dalam era booming properti seperti sekarang merupakan pekerjaan menjanjikan. Namun, sayang, tidak banyak yang melihat ini sebagai peluang. Padahal, kalau dikembangkan sedemikian rupa, pendapatan mereka bisa jauh di atas gaji bersih seorang direktur utama perusahaan badan usaha milik negara. Syaratnya pun tidak banyak, jaringan yang sangat luas, sangat luwes, memiliki kapasitas pemasaran dan penjualan, memiliki integritas tinggi, mempunyai etika yang terpuji, berbahasa Inggris fasih, dan sebagainya.

Di luar pekerjaan broker, masih banyak jenis pekerjaan yang memberi perolehan amat besar, tetapi belum terlampau populer, yakni pekerjaan di bidang asuransi. Mengapa? Karena pekerjaan ini (dalam bahasa guyonan) dipandang ”menjual angin”. Namun, tak banyak yang tahu, banyak yang kaya raya karena bekerja di perusahaan asuransi. Pekerjaan lain yang kini sangat menjanjikan adalah menjadi ahli teknologi informasi.

Di Singapura, sekadar menyebut contoh, seorang ahli teknologi informasi mampu meraih pendapatan bersih Rp 80 juta sampai Rp 1,5 miliar per bulan. Kita suka terjebak dalam pemikiran bahwa pekerjaan yang mapan itu adalah bekerja di kantor, masuk jam sekian, dan pulang jam sekian. Padahal, di luar kantor ada banyak pekerjaan prestisius.
10.15 | 2 Komentar | Read More

Wawancara dengan Sudamek CEO GarudaFood

Written By Unknown on Rabu, 25 April 2012 | 11.38

Sudhamek intinya hanyalah seorang penjual makanan dan minuman. Namun, Chief Executive Officer GarudaFood ini membawa perusahaannya merambah ke berbagai pasar level dunia. Produknya ”hanya” pelbagai jenis makanan kecil dan minuman ringan, tetapi membuatnya meraih sejumlah penghargaan sebab produknya kini sukses merambah pasar di lima benua.


Sudhamek meraih pelbagai penghargaan, di antaranya Ernst & Young Indonesia Entrepreneur of The Year 2004, The Most Admired CEO 2004, 2005, 2006, 2007 Big Companies Executives versi (majalah Warta Ekonomi) dan 11 Top Executive 2011 versi majalah Eksekutif. Ia selalu diajak berbicara berbagi kiat bisnis di pelbagai forum dalam dan luar negeri

Namun, beberapa tahun terakhir ini, Sudhamek (56) terkesan agak enggan bicara cerita kesuksesan perusahaan. Ia terkesan lebih suka menjadikan masalah moral, integritas, reputasi, loyalitas, dan saling menghargai sesama manusia.



Berikut petikan wawancara dengan suami Lanny Rosiana serta ayah dua putra dan satu putri ini ketika ditemui di kantornya baru-baru ini.

Maol : GarudaFood tumbuh signifikan dalam 20 tahun ini. Apa strategi Anda?

Sudhamek : GarudaFood perusahaan biasa saja, bukan perusahaan besar. Kalau dikategorikan, mungkin lebih pas dimasukkan dalam kelompok menengah.

Namun, saya akan lebih tertarik kalau kita melihat bisnis itu tidak semata size-nya atau keuntungannya, tetapi apa makna dari sebuah bisnis. Apa manfaat yang ia berikan kepada publik. Aspek lain, jauh lebih bermakna kalau kita melihat proses dari sebuah bisnis yang selalu diwarnai dengan kultur dan etika. Budaya dan etika bisnis itulah yang kini dibutuhkan mumpung Indonesia diberi banyak karunia. Lalu, kalau kita berbicara tentang kelestarian bisnis, iya, kita mesti bicara tentang kultur.

Maol : Mengapa harus kultur?

Sudhamek : Selama hampir 10 tahun ini, saya selalu menekankan aspek kultur bisnis sebab saya melihat ini sesuatu yang penting. Sebagian di antara pebisnis terkesan mengabaikannya. Kalaupun ada perhatian, hanya di urutan ke sekian. Padahal, pemilik perusahaan selalu memberi warna sangat dominan dalam jalannya roda bisnis. Kalau perusahaan itu ”diisi” dengan kultur yang baik, pada ujungnya akan menghasilkan sebuah perusahaan yang memesona, fantastik.

Maol : Ada contoh konkret?

Sudhamek : PT Astra International Tbk bisa jadi contoh. Astra International bisa seperti itu karena ada kultur yang ditanamkan pendirinya, yakni (almarhum) Om William Soeryadjaya. Sikap dia yang memandang tinggi semua karyawan, sikap kebapakannya, tanggung jawab, ela, integritas, moralnya, sungguh memberi warna menonjol pada lembaga Astra.

Salah satu sisi yang cemerlang dari Om William adalah ia selalu melihat manusia sebagai pemegang peran sentral. Bukan sekadar pada kompetensinya, melainkan juga pada nilai-nilai positif manusia atau karyawan tersebut. Makanya, Astra menjadi seperti sekarang. Ragam bisnisnya demikian kaya.

Maol : Bagaimana Anda melihat nilai manusia dalam sebuah perusahaan?

Sudhamek : Saya sependapat dengan Oom William, manusia pemegang peran terbesar, misalnya dalam proses bisnis, pembuat, pelaku strategi, dan pembangun sistem adalah manusia. Manusia pula perumus strategi, pemilik infrastruktur dan manajemen pengetahuan. Seorang pemimpin yang ingin sukses harus menyentuh aspek manusia ini dengan cerdas, arif. Namun, di balik aspek-aspek ini, manusia harus punya nilai luhur sebab ia pusat dari apa pun.

Seorang manusia tidak sekadar mesti punya kompetensi, tetapi memiliki spiritual yang baik. Khusus soal aspek spiritual, ia menjadi gantungan atau landasan perusahaan. Spiritual inilah yang kemudian diisi dengan kompetensi sehingga menjadi dinamis.

Maol : Unsur spiritual ditekankan dalam tubuh GarudaFood?

Sudhamek : Tentu saja. Namun, saya tahu bahwa tidak ada sesuatu yang diraih seketika. Jadi, sedikit demi sedikit aspek ini saya tekankan sehingga karyawan yang menerima ini dengan sepenuhnya baru sekian persen. Ini akan terus bertambah. Saat ini, lebih kurang 18.000 karyawan GarudaFood diajak memahami hal itu dan sebagian di antara mereka sudah mulai menangkap makna tersirat dan tersurat dari apa yang kami sampaikan.

Hal yang kami inginkan adalah kami kembali ke kombinasi kompetensi dengan spiritual. Pious yet competent (saleh tetapi sekaligus kompeten). Yang kemudian terjadi di lapangan ialah lebih banyak senangnya daripada stresnya sebab level stres menjadi lebih tertangani. Dari sinilah muncul kreativitas yang mencengangkan, dari titik inilah pula lahir karya-karya besar sebab karyawan bekerja dengan kenyamanan, ketenteraman, dan kebahagiaan.

Maol : Penetrasi pasar GarudaFood menjangkau lima benua. Bagaimana?

Sudhamek : Kami memang rajin memasarkan pelbagai produk ke luar negeri. Tentu ini tidak semata karena ingin meraih laba lebih besar, tetapi kami ingin produk GarudaFood lebih dikenal luas. Pada ujungnya, ini berkaitan dengan menopang kinerja ekspor dan membawa bendera Indonesia. Saya sering mendengar teman menemukan produk Garudafood di pelbagai kota, misalnya Helsinki, London, Kairo, Johannesburg, Beijing, Hongkong, Tokyo, Chennay, Washington DC, sampai Sydney.

Ini membanggakan kami sekaligus menerbitkan tanggung jawab untuk terus berinovasi untuk meraih kinerja optimal. Kami memang ingin supaya produk kami tidak saja diterima di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri.

Maol : Ada yang hendak Anda utarakan?

Sudhamek : Saya suka menggugah para karyawan untuk membina harmoni dalam rumah tangga. Beri perhatian dan cinta kepada anak istri/suami. Kalau belum berumah tangga, bangunlah hubungan baik, proporsional dengan orangtua serta sekitarnya.

Kalau di rumah nyaman dan penuh sukacita, di kantor pun akan demikian. Mereka akan nyaman bekerja dan dari situ muncul kreasi dahsyat. Muncul inovasi hebat. Pada ujungnya, perusahaan maju pesat dan kinerja bagus.


Maol : GarudaFood relatif melompat cepat, apa kiatnya?

Sudhamek : Kami mulai dari kacang kulit dan saya terlibat akhir tahun 1994. Saya melihat peluang. Kakak saya (11 orang, saya paling bungsu) meminta menangani ini. Industri kacang ini lebih pada produksi. Saya melihat kurangnya pemasaran. Dari kacamata konsumen, mereka melihat kacang itu lebih dari sekadar produk kacang, tetapi masuk dalam kategori snack (makanan kecil). Kalau sudah kategori ini, tak bisa lagi dilihat komoditas. Saya mulai mengubahnya, termasuk membuat merek. Awalnya tidak mulus. Semua stakeholder waktu itu berpikir usaha kacang kok mau pakai merek, apalagi butuh uang banyak. Namun, saya yakin dan pantang mundur. Saya yakinkan kalau terus seperti ini, akan tetap kecil dan bertarung di laut yang sama atau red ocean. Sama-sama kelelahan. Mereka akhirnya setuju. Saya siapkan uang sekitar Rp 600 juta. Awalnya gagal. Sempat nervous juga.



Maol : Sudah dengan merek Garuda?

Sudhamek : Merek kacang Garuda itu sejak awal tahun 1980-an. Saat itu ada dua merek, yakni Naga Terbang dan Garuda. Dalam perjalanan, merek Garuda yang dikembangkan. Dengan organisasi yang kecil, kemampuan terbatas, tetap diupayakan. Pemasaran itu seperti koin, setengah seni dan lainnya ilmu. Waktu itu kami lebih pada seni. Kreativitas.

Maol : Setelah sempat gagal?

Kami ulangi lagi dan jalan. Mulai melompat jauh saat muncul slogan yang terkenal, ”Ini Kacangku”. Hanya harus diakui, sebelum semuanya itu, dilakukan pembenahan serius pada distribusi. Ini kan negara kepulauan. Kalau masuk dalam fast moving consumen goods (barang konsumsi), tanpa menangani jalur distribusi, akan gagal. Kami benahi distribusi dari tahun 1991 sampai 1994. Setelah baik, kami mulai beriklan. Sempat gagal, tetapi kemudian berhasil.

Maol : Mengapa harus distribusi?

Sudhamek : Dalam strategi pemasaran itu kan ada dua. Push (dorong) dan pull (tarik). Saat membenahi distribusi, itu push, dan saat mulai beriklan, itu pull. Pull itu karena yang ditarik adalah konsumen dan push itu yang didorong pedagang. Bagaimana pedagang mau menjual produk kami saat kami masih tak ada apa-apanya. Kami pelan-pelan, sabar, dan telaten. Akhirnya bisa masuk dan kini produk kami merata. Ditambah dengan pull, akhirnya terjadi lompatan besar.

Maol : Masuk ke kacang atom?

Sudhamek : Saya berpikir, tak pernah berhenti. Tahun 1996, kami mulai masuk ke produk dengan subkategori baru. Setelah kacang kulit, masuk ke kacang atom. Semua ini karena kami punya jaringan distribusi. Saya berpikir kenapa kami tidak ada produk lainnya selain kacang kulit.

Maol : Bagaimana dengan "stakeholder", terutama keluarga?

Sudhamek : Karena mereka sudah melihat saya sukses dengan kacang kulit, mereka sepakat masuk ke kacang atom. Kebetulan kakak perempuan saya ahli dalam kacang atom dan dia berkenan bergabung dengan saudara-saudaranya yang laki-laki. Jadi, semuanya bisa jalan. Terjadi lompatan lain lagi.

Maol : Perusahaan keluarga biasanya tak kompak?

Sudhamek : Ini mimpi saya yang kedua. Membawa perusahaan keluarga ini menjalani transformasi manajemen yang baik. Mimpi yang pertama membawa perusahaan ini menjangkau secara nasional dan regional. Kakak-kakak saya juga legowo memberikan kepercayaan kepada saya. Mimpi saya, kalau bisa transformasi dari manajemen keluarga ke manajemen modern, ini bisa jalan ke tahapan 65 sampai 70 persen, sudah bagus.

Maol : Peran orangtua?

Sudhamek : Ayah saya (Darmo Putro) almarhum maupun ibu (Poesponingroem) almarhum, dengan ekspresi bicaranya yang berbeda-beda, tetapi esensinya sama, yakni sangat mengutamakan kekompakan, persatuan. Keluarga kami adalah orang-orang yang sangat aktif. Dan syukur dengan nilai-nilai yang ditanamkan itu akhirnya tetap bersatu. Ego-ego dikesampingkan dan bisa menghasilkan seperti ini.

Maol : Sejak awal di kacang?

Sudhamek : Ayah itu terlibat sejak usaha kacang ini dibangun kakak-kakak. Ayah merestuinya. Ayah tadinya berdagang tapioka, hasil bumi di Jawa tengah. Ayah saya ikut campur sampai akhir tahun 1978. Ibu saya mendukung dengan merawat keluarga.

Maol : Semangat yang ditanamkan ayah dan ibu?

Sudhamek : Kami punya semangat pendiri. Ini pelajaran yang diberikan orangtua, semacam mantra. Yang ada itu kemudian saya ambil esensinya. Seperti berlian begitulah. Di situ dikatakan, sebuah kesuksesan itu dimulai dari kejujuran, ketekunan, dan keuletan, yang diiringi dengan doa. Nilai semacam ini selalu ditekankan orangtua kami dan jangan lupa juga bersyukur. Semua ini lantas menjadi mantra bagi perusahaan ini dalam menapak bisnis.

Maol : Bahan baku kacang bagaimana?

Sudhamek : Agrobisnis di Indonesia ini tantangan terbesar ada pada manajemen suplai. Harus diatur karena kuantitas juga problem, begitu juga kualitasnya. Padahal, di konsumen sana, kami muncul dengan merek tertentu dengan kualitas yang terjamin. Ini tantangan. Kami akhirnya mau tak mau juga harus masuk ke hulu. Ada perkebunan kami sendiri, ada yang kerja sama dengan petani. Model plasma dan inti seperti di kelapa sawit. Kami punya perkebunan kacang di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Tanah di Jawa agak sulit. Di Lombok juga relatif mudah dalam berusaha. Juga minim gangguan, terutama dalam penelitian varietas unggul. Untuk penelitian ini, diperlukan waktu 27 bulan. Bangun pabrik bisa cepat paling beberapa bulan. Tetapi, untuk sebuah varietas, perlu lama karena ada uji multilokasi. Tanaman kacang itu sekitar 100 hari, uji lagi 100 hari lagi, sampai ditemukan benih yang betul-betul kami kehendaki. Lalu, ada sertifikat dari Departemen Pertanian. Biar jangan diambil pesaing, kacang itu perlu dilindungi.

Maol : Soal ekspor ke mana saja?

Sudhamek : Kami ekspor ke banyak negara sekalipun dari sisi nilai belum sesuai yang diharapkan. Tetapi, kalau kita mau masuk dalam pemain internasional, proses evolusinya melalui beberapa tahapan. Ekspor dulu, kemudian mulai waralaba (franchise), kemudian usaha patungan, dan investasi langsung. Kalau sudah di banyak negara, menjadi perusahaan multinasional. Kami menggunakan kerangka ini. Ada yang mulai kami ekspor dan waralaba, seperti China. Namun, di beberapa negara lainnya mulai dengan usaha patungan atau investasi langsung.

Maol : Mengapa di China?

Sudhamek : Perusahaan kami baru saja muncul sehingga agak terlambat ke China. Pasar di sana sudah penuh dengan pesaing (ketat), tetapi ada peluang. Ada sekitar 790 juta penduduk di pedesaan dan kini sedang digarap ekonominya. Mereka juga belum loyal pada produk tertentu. Jadi, peluangnya besar, apalagi 790 juta orang ini tiga kali dari jumlah penduduk kita. Kami mengakuisisi sebuah perusahaan lokal yang sudah punya jaringan distribusi. Merek kami kacang Garuda tetap dipakai di sana tentunya dengan penampilan setempat. Ini kan kebanggaan perusahaan, jadi tetap kami tonjolkan pada produk-produk kami di sana. Namun, merek lainnya juga dikembangkan sesuai riset pasar mana yang pas tentunya dengan logo kacang Garuda tetap ada.

Soal penerus?

Sudhamek : Kini pendekatan kami manajemen modern berdasarkan kompetensi. Kalau anak stakeholder baik, kompeten, dan bisa bekerja keras, mengapa tidak. Daripada dia bekerja pada perusahaan lain. Tetapi, tetap kompetensi. Yang profesional juga harus kompetensi. Pokoknya yang terbaik yang akan dipilih. Saya sekarang juga sudah tidak terlalu terlibat. Saya lebih menanamkan nilai. Makanya, saya lebih banyak di perusahaan induk, Tudung Grup.

Kendati sudah berada di puncak sukses, Sudhamek Agoeng Waspodo Sunjoto tidak pernah berhenti bermimpi. Dan, walaupun terbang tinggi bersama mimpi, tak membuat Sudhamek lupa diri.

Dia selalu menegaskan bahwa sukses bisnis yang dikembangkan selama ini tak lepas dari fondasi kuat yang dibangun ayahnya, Darmo Putro. "Ayahlah yang menciptakan api, kemudian saya dan saudara-saudara datang membawa bahan bakar," ujar Sudhamek yang saat ini memimpin kelompok usaha Tudung Group dengan bisnis utamanya adalah food and beverage.

Nyala api bisnis itu semakin besar. Sudhamek tidak lagi hanya identik dengan Kacang Garuda. Bisnisnya kian membesar. Cara-cara dia membesarkan bisnis menjejakkan pengalaman yang sangat berharga.

Misalnya dalam rangka ekspansi ini, Sudhamek berprinsip untuk tidak buru-buru dengan menjemput utang. "Kami akan memulainya dengan mengembangkan bisnis, pada tahap berikutnya baru mengundang strategic partner," tegasnya.

Dia mewanti-wanti untuk tidak membalik proses ini karena akan membahayakan kinerja perusahaan. Demikian juga, lanjut dia, jangan meminta tolong pada financial investor karena mereka hanya membawa uang.

Investor finansial, jelasnya, biasanya dengan mudah mengatakan tidak ikut campur, tapi mereka biasanya dengan enteng menikung di perjalanan. "Kalau begini kami hanya jadi sapi perah mereka. Padahal yang kita butuhkan adalah partnership, ada kebersamaan. Masalah operasi kita pecahkan sama-sama."

Tahun ini aset Tudung Group dengan 21.000 karyawan itu tercatat baru sebesar Rp4 triliun. Mungkin belum terlalu besar dari sisi konglomerasi. Tetapi apa yang dicapai itu adalah realisasi dari mimpinya untuk memulai bisnis sendiri setelah 13 tahun bekerja sebagai profesional di Gudang Garam Group.

Ketika bekerja Sudhamek sudah bermimpi untuk mengembangkan usaha sendiri guna mengembangkan daerahnya yang memiliki potensi garam dan kacang. Akhirnya dia harus memilih dari-antara duanya. Pilihan akhirnya jatuh pada kacang.

Di antara 11 bersaudara, Sudhamek bersama tujuh saudaranya bekerja di perusahaan lain. Konon itu yang disesali ayah mereka. Namun, kemudian temyata Sudhamek berubah setelah pada 1983-1986 sering bermenung di pinggir Kali Brantas.

Kenapa di dalam keluarga Sudhamek yang dipilih? Menurut dia, saat itu perusahaan keluarga sedang mencari orang untuk melakukan audit dan distribusi. Ada seorang yang bernama Budi Santoso yang mengusulkan nama Sudhamek kepada saudara-saudara tuanya, khususnya saudara tertua mereka, Pak Projo.

Pertimbangannya, Sudhamek sukses di Gudang Garam dan beberapa kali kisah suskesnya dicatat media masa. Tentu saja usulan itu disetujui dan pada 1993 Sudhamek dilamar. Padahal, sebelumnya keluarga mengira Sudhamek akan menolak tawaran itu.

Kendati bersedia, Sudhamek tetap mengajukan persyaratan. Syaratnya adalah dia hanya bisa memimpin sebagai atasan dan bawahan bukan sebagai adik dan kakak. Pada 1993, Sudhamek masih sekadar membantu dan mulai bekerja penuh di perusahaan keluargasejak 1994.

Benahi distribusi

Tentu saja Sudhamek tidak menyia-nyiakan kepercayaan keluarga. Fokus utamanya adalah bagaimana membenahi distribusi. Itu saja yang pertama-tama dibuatnya.

Menurut dia, yang penting adalah bagaimana bisa menjual dengan cara yang unik dan yang tidak dilakukan orang lain. Prinsip itu dipegangnya dengan penuh kesabaran selama 19 tahun. Pokoknya, demikian Sudhamek, konsumen harus direbut.

Untuk mencapai itu, dia membangun distribution selling point sebanyak-banyaknya hingga 115 titik.

Seiring dengan pengembangan distribusi yang kuat, Sudhamek menggagas diversifikasi produk. Misalnya pada Desember 1997 kelompok usaha ini masuk ke bisnis biskuit. Menyusul tahun berikutnya Garuda Food memulai jelly sebagai snak.

Dalam perjalanan, Sudhamek mengaku pernah gagal ketika merilis instant rice pada 1994. Sebagai produk, ujarnya, barang itu bagus. Nasi goreng siap saji ini matang dalam waku 8 menit dan tidak rusak. Gagal bukan karena produknya, tetapi karena persepsi pasarnya (market insight) yang tidak tepat.

"Ya beginilah, orang Indonesia menganggap nasi itu harus ada lauk, sedangkan di produk ini kami tidak menyiapkan lauknya."

Namun, kegagalan ini membuat dia semakin matang. Itu sebabnya dia berani bermimpi bahwa dalam 5 tahun ke depan, kelompok usaha ini akan menjadi nomor dua setelah Indofood dengan aset sebesar Rp20 triliun.

Untuk mencapai itu, fondasi bisnis harus semakin diperkuat. Itulah yang mulai dilakukan secara serius pada 2010 ini, yaitu pengembangan distribusi, pembangunan gudang secara besar-besaran, pusat distribusi regional, jaringan suplai serta pembenahan sistem.

Tentang sistem, Sudhamek mengakui bahwa hal itu sangat bergantung pada pembentukan kultur dan nilai.

Sudhamek yakin betul bahwa nilai-nilai itu merupakan aset utama perusahaan untuk bertumbuh dan beradaptasi terhadap perubahan."Mungkin saya ini terlalu idealis ya," demikian dia mengakhiri uraian tentang masa depan bisnisnya. Sudhamek sepertinya sadar kalau dia sedang merancang bisnis di langit yang suci.
11.38 | 1 Komentar | Read More

inilah 5 Ide Unik Penghasil Bisnis Miliaran Rupiah

Written By Unknown on Senin, 02 April 2012 | 09.14

Uang miliaran rupiah tak selamanya berasal dari bisnis yang rumit dan besar. Terkadang, sebuah produk atau bisnis yang berasal dari ide unit, bisa mendatangkan uang dalam jumlah tak sedikit.

Sementara orang menghayal untuk menjadi kaya, hanya beberapa orang saja yang cukup beruntung mempunyai ide unik menghasilkan jutaan dolar atau miliaran rupiah.

Sejumlah pengusaha telah sukses dengan produk sehari-hari, seperti pakaian dan makanan. Bahkan beberapa orang lainnya juga telah memimpikan kreasi yang sedikit lebih mengejutkan. Mungkin sebuah konsep yang sederhana atau sangat unik. Di sisi lain hal itu akan mengejutkan dan mungkin akan membuat iri.

Seperti dikutip dari laman cnbc.com, berikut ini adalah 5 ide unik dan sederhana yang bisa mendatangkan uang miliaran rupiah

1. Kacamata Anjing, Doggles


Roni Di Lullo, pertama kali memperoleh ide pertamanya pada 1997. Ketika itu, dia berada di taman anjing lokal ditemani Border Collie, MidKnight, yang sensitif terhadap cahaya dan mengalami kesulitan menangkap frisbee. "Saya punya kacamata, kenapa dia tidak punya juga di matanya," katanya.

Di Lullo pun mencoba membuat sepasang kacamata hitam untuk anjingnya tersebut. Diawali dengan kacamata bertali, Di Lullo akhirnya merogoh tabungan untuk merancang model yang berbeda yang disesuaikan dengan wajah anjing. Disinilah, muncul produk bermerek Doggles.

Perusahaan yang didirikan oleh Di Lullo itu, MidKnight Creations, saat ini telah membuka cabang untuk memproduksi juga ransel, jaket pelampung, dan mainan kucing. Perusahaan ini meraup penjualan rata-rata US$3 juta per tahun (Rp27 miliar).

2. Alarm Berjalan, Clocky

Gauri Nanda suka tidur, dan suka menekan tombol penunda alarm (snooze) sesering mungkin. Jadi, ketika tiba saatnya untuk merancang sebuah produk proyek kelas di MIT Graduate School, munculah ide sebuah jam alarm yang bergerak.

Dilengkapi dengan dua roda, jam rancangan Nanda itu akan berguling ketika tombol snooze ditekan. Hal itu memaksa pemilik jam untuk bangun dari tempat tidur agar alarm tersebut benar-benar mati.

Setelah Nanda lulus, dia kemudian mengubah prototipenya dan mendapat suntikan dana dari keluarga. Saat itulah Nanda mulai menjual jam secara komersial.

Sekarang, Clocky dijual oleh ribuan pengecer di lebih dari 45 negara dan menghasilkan hampir US$10 juta (Rp90 miliar) dalam penjualan sejak awal. Hal ini juga melahirkan Tocky, yaitu Clocky versi tanpa roda yang menggelinding di meja membuat momentum sendiri.

3. Gigi Palsu Billy Bob


Gigi-gigi palsu ini dirancang untuk mengubah penggunanya menjadi terlihat kampungan dan norak. Jonah White pertama kali menangkap ide tersebut saat menyaksikan pertandingan football pada 1994. Seorang pria dengan gigi mengerikan dan berbicara serampangan muncul selama jeda istirahat.

Ternyata orang itu adalah Rich Bailey, temannya yang sedang mengenakan gigi palsu. Gigi tersebut dibuat di sekolah dokter gigi. White pun melihat sebuah peluang meminta Bailey untuk membuat satu set gigi palsu itu.

Saat ini, bisnis White telah berkembang memproduksi juga sandal, hiasan kepala dan produk Billy Bob. Omzet bisnisnya mencapai US$50 juta (Rp450 miliar) sejak Gigi Billy Bob diciptakan.
4. Garpu sekaligus Pisau, Knork

Jika Anda bosan menggunakan garpu dan pisau saat makan, Knork mungkin yang harus dicari. Knork adalah garpu dan pisau dalam satu benda.

Mike Miller pertama kali mempunyai ide canggih ini di kelas delapan ketika mencoba untuk makan pizza dengan garpu. Ketika dia berjuang, ia melihat bagaimana seorang karyawan dengan mudah memotong pizza dengan pemotong pizza miring. Dia berpikir garpu yang memiliki tepi miring akan melakukan hal yang sama.

Namun, ide tersebut hanya tersimpan dalam memori Miller hingga dia kuliah pada 2001. Ia meminjam US$10.000 dari kakeknya untuk mendirikan perusahaan dan mengembangkan prototipe menggunakan salah satunya garpu milik ibunya.

Beberapa tahun kemudian, Knork mendominasi rak-rak toko dan katalog mail order. Hari ini, Knork memiliki perusahaan terkait meja makan. Knork sendok garpu memperoleh hampir US$2 juta (Rp18 miliar) dalam penjualan pada 2011.

5. Kartu ucapan bola, SENDaBALL

Bayangkan SENDaBALL sebagai jenis kartu ucapan selamat. ide ini bermula ketika Michele Sipolt Kapustka melihat sekeranjang bola di sebuah toko dan menuliskan "Have a Ball with your new Baby". Bola itupun dikirimkan ke rekannya.

Selama beberapa tahun berikutnya, Kapustka dan adiknya Melisa Sipolt Moroko mengirim bola-bola itu ke sejumlah teman lain untuk berbagai tujuan. Suatu hari di kantor pos, seorang pria justru bertanya Kapustka apakah ia akan mengirim satu bola baginya. Saat itulah kedua bersaudara itu menyadari mereka tengah menuju ke sebuah bisnis.

Pada tahun 2003, mereka menciptakan sebuah situs web, dan membuka toko di garasi Kapustka, di mana kantor masih berada. Sejauh ini, SENDaBALL telah mengantongi penjualan hingga US$1 juta (Rp9 miliar).
09.14 | 1 Komentar | Read More

Ini 12 Wirausahawan Terbesar Sepanjang Masa

Written By Unknown on Selasa, 27 Maret 2012 | 09.49


Menjadi seorang wirausaha adalah hal yang mungkin bisa terlihat sulit atau mudah. Menjadi seorang wirausaha bisa jadi panggilan hati. Berwirausaha pun butuh keberanian untuk mengambil risiko.

Hal-hal itu bisa jadi yang dipunyai oleh seorang Jeff Bezos. Awalnya, yakni pada tahun 1992, Jeff telah menjadi seorang Wakil Presiden Senior di perusahaan reksa dana DE Shaw yang berbasis di New York. Lantas ia pun berangan-angan untuk membentuk sebuah perusahaan yang menjual buku melalui internet.

Jeff mengutarakan hal ini kepada bosnya. Apa yang tanggapan bosnya? "Itu terdengar sebagai ide yang bagus, tapi itu merupakan ide yang lebih bagus bagi seseorang yang belum mendapatkan sebuah pekerjaan yang bagus." Apa yang dikatakan bosnya tak lantas membuat Jeff mengurungkan keinginannya. Inilah ciri lainnya dari seorang wirausahawan sejati yakni tidak hanya berani berangan-angan, tapi juga berani mewujudkan.

Setelah 48 jam berpikir, Jeff keluar dari pekerjaannya yang nyaman itu dan memulai bisnis Amazon.com. Kini ia telah memiliki 56.200 pekerja. Nilai usahanya pun sekitar 80 miliar dollar AS. Apa yang dilakukan Jeff tersebut banyak dinilai oleh para editor hingga penulis senior dalam sejumlah media bisnis adalah suatu hal yang unik. Jeff telah membuat catatan tersendiri dalam perekonomian AS bahkan dunia. Bahkan ia pun dimasukkan sebagai 12 wirausahawan terbesar pilihan majalah Fortune.

Lantas siapa lainnya yang berhak disandingkan bersama Jeff dalam daftar tersebut? Ada Steve Jobs yang membuat Apple sebagai perusahaan yang paling panas dan bernilai di bumi ini.

Mark Zuckerberg yang akan membuat Facebook go public. Bahkan disebut-sebut penawaran perdana sahamnya media sosial ini akan menjadi yang terbesar sepanjang masa dengan nilai lebih dari 80 miliar dollar AS.


Bill Gates dengan Microsoft-nya telah membantu revolusi dalam personal computer (PC). Larry Page and Sergey Brin, mereka adalah pendiri Google yang kini mempunyai nilai pasar sekitar 203,2 miliar dollar AS.

Fred Smith, pemilik perusahaan jasa logistik FedEx. Pengalaman wirausahanya justru didapatkan Fred ketika melayani negara dalam Perang Vietnam.

Herb Kelleher, pemilik perusahaan Southwest Airlines. Ia mempunyai pandangan bahwa, "Pelanggan adalah orang yang pertama datang. Dan jika kamu memperlakukan karyawan kamu dengan baik, coba tebak? Pelanggan kamu datang kembali, dan itu membuat para pemegang sahammu pun senang. Mulai dengan pegawai dan sisanya akan mengikuti."

Howard Schultz, si empunya kedai kopi Starbucks. Ia berhasil menghidupkan kembali merek Starbucks dengan menantang cara lama dalam melakukan sesuatu.

Sam Walton kini sukses mengelola toko Wal-Mart. Nasehatnya adalah berikan orang apa yang mereka mau. Dengan nasehatnya itu, Wal-Mart pun sukses dengan penjualan mencapai 446,9 miliar dollar AS.

John Mackey, pemilik Whole Foods. Ia pun kini telah menjalankan Whole Foods Market dengan lebih dari 300 supermarket dan memperkerjakan lebih dari 56.000 orang.

N.R. Narayana Murthy, pendiri Infosys sebagai salah satu perusahaan terbesar di India yang membantu mentransformasi ekonomi negara Asia Selatan ini dan memasukkannya sebagai ekonomi yang patut diperhitungkan di dunia.



Oprah Winfrey yang dikenal dengan program televisi yang menginspirasi banyak orang. Ia pun disebut mempunyai perusahaan media yang tangguh.

Anita Roddick, pendiri Body Shop. Anita berhasil menjajakan produk perawatan tubuhnya yang bersahabat dengan alam.



Muhammad Yunus, si pendiri Grameen Bank. Banknya tersebut telah banyak membantu banyak orang miskin dengan memberikan kredit mikro di India. Kini model Grameen telah berkembang di lebih dari 100 negara dan membantu jutaan orang.

Dua belas orang tersebut adalah pilihan secara subjektif dengan penilaian bahwa mereka dan usahanya telah berdampak signifikan secara sosial dan ekonomi. Mereka telah menjadi inspirasi bagi para pekerjanya dan wirausahawan lainnya. Ada inovasi yang mereka ciptakan. Mereka telah memiliki organisasi yang berkelanjutan dan jika digabungkan memiliki nilai pasar lebih dari 1,7 triliun dollar AS. Mereka pun memperkerjakan lebih dari 3 juta orang, mulai dari yang tertinggi yakni 2,1 juta pekerja di Wal-Mart dan lebih dari 3.000 orang di Facebook.


09.49 | 1 Komentar | Read More

8 Orang dengan penghasilan adsense tertinggi di dunia

Written By Unknown on Rabu, 21 Maret 2012 | 13.00

Google Adsense.. banyak sekali Blogger yang menggunakan program ini untuk meningkatkan kondisi finansial mereka, memang pada awalnya saat menggeluti dunia Adsense banyak sekali duka nya.. sulit mendapatkan traffic, Harga CPC yang kecil, dan juga untuk orang indonesia sendiri adalah kendala bahasa, yaitu adsense yang tidak support bahasa indonesia.. pernahkah anda berpikir “apakah adsense bisa menghasilkan uang yang sangat banyak” jawabannya bisa.. dan ada 8 orang yang sekarang ini disebut sebagai Top 8 Google Adsense Earners tingkat dunia… mereka ini bisa berpenghasilan minimal $10.000 per bulan.. nah ingin tahu siapa saja mereka ini??

Ingin tahu siapa saja orang yang sukses dari Google Adsense?? 8 orang berikut ini adalah orang yang memiliki penghasilan terbesar dari google adsense.. kebanyakan dari mereka adalah orang yang membuat website bertipe user generated content.. yang artinya content dari web mereka di isi dan di submit oleh pengguna web itu sendiri untuk di share atau di bagikan kepada orang lain.. karena situs semacam ini akan sangat memiliki traffic yang melimpah sehingga mereka akan kebanjiran traffik setiap harinya.. dalam bisnis adsense Traffic=Uang… nah mari kita simak profil dari 8 orang sukses ini.. yang dikumpulkan dari berbagai sumber

1. Markus Frind – PlentyOfFish.com – $300,000 (Rp.3 Milyar) Per bulan


Jika anda belum pernah mendengar nama orang ini, maka silahkan menuju website beliau di Plentyoffish.com dia ini adalah orang yang membuat website layanan gratis online dating dari apartemennya seorang diri. tidak lama setelah itu websitenya menjadi salah satu dari Website Dating Online yang terbesar..

2. Kevin Rose – Digg.com – $250,000 (Rp 2.5 Milyar) Per Bulan


Kevin Rose  founder Digg.com

Kevin Rose mulai mendirikan Digg pada desember 2004, digg ini adalah situs social marketing yang mana kebanyakan isinya adalah berita, video dan gambar.. yang disubmit oleh usernya kepada user lainnya untuk dibaca dan dilihat.. pada dasarnya setelah anda mendaftar di situs ini, anda dapat mensubmit berita anda dan orang lain akan membaca berita anda, dan jika mereka suka dengan berita anda, maka mereka akan melakukan “Digg” dengan begini rating berita anda akan semakin baik dan bisa saja masuk ke halaman pertama berita terbaik disitu.. nah jika sudah ada di halaman pertama maka yang terjadi adalah… LEDAKAN TRAFFIC.

3. Jeremy Schoemaker – $140,000 (Rp.1.4 Milyar) per month


ShoeMoney dapat dianggap sebagai salah satu internet marketer terbaik dunia, orang ini sangat hebat dalam masalah Search Engine dan SEO tentunya. dia juga tahu bagaimana melakukan setting pada website nya untuk mendapatkan traffic yang optimal, pernah dalam satu bulan dia mendapatkan cek sebesar $132,994.97. Coba bayangkan betapa sulitnya mencairkan cek sejumlah itu!!
Tetapi tidak seperti Publisher lainnya, dia mendapatkan jumlah sebanyak itu dari Ratusan Situs dan Ribuan Domain

4. Jason Calacanis – Weblogs, Inc. – $120,000 (Rp.1.2 Milyar) per month



Beliau ini adalah Pembuat dari Weblogs, Weblogs ini adalah jaringan dari blog dan kira kira saat ini dia bisa menghasilkan pendapatan $4000 per hari dari Google Adsense, Kemudian dia menjual perusahaan ini kepada AOL seharga $25 Juta. Namun dia mengumumkan pengunduran dirinya dari dunia blogging pada tengah tahun kemarin yaitu juli 2008, sekarang dia hanya fokus kepada Email Campaigns

5. David Miles Jr. & Kato Leonard – FreeWebLayouts.net- $100,000 (Rp.1 Milyar) per month

Menurut artikel dari Washington Post, pasangan berusia 20 tahun ini di klaim bisa menghasilkan $100.000 per bulan dari Google Adsense melalui situs mereka FreeWebLayouts.net yang menyediakan template atau layout untuk Myspace.. saat ini banyak sekali situs semacam ini yang menyediakan Template untuk Myspace

6. Tim Carter – AskTheBuilder.com – $30,000 (Rp. 300 Juta Saja) per month
Tim Carter adalah seorang tukang ledeng dan tukang kayu profesional dengan acara radionya sendiri, dia mulai membangun website itu pada tahun 1995 dengan tujuan utama untuk melayani para penggemarnya.. Pada April 2004 Carter mulai mempelajari adsense dan memasangnya pada situsnya, dengan sedikit pengoptimalan website nya dia bisa meningkatkan penghasilannya dari $1.500 menjadi $7.500.

7. Joel Comm – e-book – $24,000 (Rp. 240 Juta saja) per month
Joel Comm.. siapa yang tidak kenal, banyak internet marketer dan blogger yang menganggap dia sebagai guru adsense atau pakar adsense.. yang menulis ebook berjudul What Google Never Told You About Making Money with Adsense. dengan e-book dan website nya dia telah menghasilkan sekitar $23,458.46 antara bulan november 2005 hingga desember 2005.

8. Shawn Hogan – DigitalPoint.com – $10,000 (Rp 100 Juta Saja) per month
Shawn Hogan adalah pendiri dari forum DigitalPoint, sebuah forum yang berisikan banyak informasi mengenai Search Engine, Marketing, Bisnis, Design dan pengembangannya kemudian juga tentang produk dan jasa. Menurut Artikel dari New York Times dia menghasilkan sekitar $10.000 per bulan dari Google Adsense
Member dari Forum tersebut berspekulasi bahwa dia telah menghasilkan dua kali lipat dari jumlah tersebut.


Nah itulah daftar 8 orang sukses dari Google Adsense.. mungkin data di atas sudah Basi.. dan mungkin saja sekarang sudah ada orang baru yang bisa meraih di level segitu.
source:http://zoombastic.com
13.00 | 2 Komentar | Read More

5 'Perang' Saudara di Perusahaan Keluarga Ternama

Written By Unknown on Kamis, 01 Maret 2012 | 11.23

Orang bijak mengatakan, jangan pernah berbisnis dengan keluarga anda. Bisa saja suatu saat perasaan pribadi bisa ikut masuk dalam menjalankan perusahaan. Memisahkan antara kepentingan keluarga dan perusahaan sudah terbukti sangat sulit dilakukan.

Belum lagi, jika bisnisnya sudah tumbuh pesat, biasanya tingkat ketegangan antara sesama saudara pemegang kepentingan makin tinggi. Seperti dikuti dari CNBC, berikut ini adalah beberapa 'perang' sesama saudara di perusahaan yang sudah mendunia.

1. Puma dan Adidas



Kakak-adik Adolf dan Rudolf Dassler mendirikan perusahaan sepatu di ruangan tempat cuci baju di rumah ibunya, kota Herzogenaurach, Jerman, pada tahun 1924.

Tapi, tak berapa lama perusahaannya berdiri, terlihat jelas kedua saudara itu punya sifat yang bertolak belakang. Ketegangan di antara keduanya pun tak terhindarkan lagi, apalagi memasuki masa Perang Dunia II.

Rudolf yang dipaksa wajib militer dikirim ke garis depan, setelah berhasil pulang, ia malah diciduk oleh tentara Amerika dan dipenjara selama satu tahun. Ia banyak mendengar kabar penangkapannya itu diatur oleh adiknya sendiri.

Kedua saudara itu pun akhirnya pecah kongsi di 1948. Rudolf Dassler mendirikan perusahaan yang saat ini dikenal dengan merek Puma. Sementara Adolf, yang biasa disapa Adi, mematenkan merek Adidas di 1949.

Saking hebatnya perseturuan mereka, bahkan kota Herzogenaurach pun terbelah menjadi dua, di mana pabrik Adidas dan Puma berada di sisi kota yang berbeda terpisahkan oleh sungai.

Sampai akhirnya pada tahun 2009, seiring dengan adanya Global Peace Day in 2009, kedua pabrik memutuskan untuk bertanding sepakbola. Namun, masing-masing tim berisikan gabungan karyawan dari dua pabrik tersebut.

Tim hitam berisikan para direksi dari kedua perusahaan, sementara tim putih merupakan karyawan biasa. Hasilnya, 7-5 untuk kemenangan tim hitam.

2. Perusahan Hiburan untuk Dewasa Hustler



Dua bersaudara Larry (kiri) dan Jimmy (kanan ) Flynt berada di pengadilan negeri Ohio pada 19 Januari lalu untuk keputusan yang bisa menentukan masa depan Hustler. Jimmy merasa perusahaan tersebut adalah miliknya, seperti yang selama ini dipegang oleh kakaknya yang lebih dikenal luas sebagai pendiri.

Konflik antara dua saudara ini sudah lama terjadi, sekitar beberapa tahun yang lalu setelah Larry memecat dua anak Jimmy dari perusahaan tersebut. Selain itu, Larry juga pernah mengusir Jimmy dari toko Hustler yang dioperasikannya di pusat kota Cincinnati.

Jimmy pun merespons dengan mengajukan tuntutan ke pengadilan yang isinya menyatakan, ia juga berhak diikutsertakan dalam bisnis keluarga tersebut dan berhak atas setengah aset perusahaan tersebut.

Akan tetapi dalam pernyataan tertulis yang diberikan Larry kepada pengadilan, menurutnya, Jimmy hanyalah karyawan biasa di Hustler yang kinerjanya kurang baik. Sampai kini, pengadilan belum menutup kasus tersebut.

3. Ambani Group dari India



Dua bersaudara paling kaya di India, Mukesh Ambani (kanan) dan Anil Ambani (kiri) mengakhiri perseturuan pada 2010 dengan membentuk kesepakatan tidak tertulis atas konflik yang mereka bangun sendiri.

Sebelumnya, mereka juga sudah sepakat untuk menyelesaikan konflik yang sudah terjadi bertahun-tahun itu di Januari 2006 dengan melakukan perjanjian supaya tidak saling menganggu lini bisnis masing-masing.

Mukesh menjalan Reliance Industries, dan Anil memimpin Anil Dhirubhai Ambani Group. Reliance Industries sudah sepakat untuk tidak masuk ke sektor gas untuk listrik sampai 31 Maret 2022.

Pada tahun di mana mereka memisahkan perusahaan milik ayahnya, perang harga antara harga jual gas dari Reliance Industries menghentikan banyak pasokan listrik di sebagian besar India bagian utara.

Ditambah dengan gagalnya merger antara Reliance Communications milik Anil Ambani dengan MTN Group dari Afrika Selatan karena kerjasama itu dihalangi oleh Mukesh Ambani yang mengatakan penjualan saham di perusahaan saudaranya hanya boleh dibeli oleh dirinya.

4. Keluarga Gucci



Keluarga Gucci sudah mulai memproduksi berbagai aksesoris dan pakaian berbahan kulit khas Italia sejak abad ke lima belas. Akan tetapi, merek Gucci yang paling dikenal dunia saat ini dipantenkan oleh Guccio Gucci di kota Florence pada 1906.

Kedua anaknya, Aldo dan Rodolfo kemudian mengambil alih perusahaan keluarga tersebut dan mendorongnya hingga tumbuh dengan sangat pesat. Sayangnya, skandal keuangan perusahaan yang dilakukan oleh anggoat keluarga berujung pada konflik yang berkepanjangan.

Konflik tersebut berujung pada tuntutan ke pengadilan yang dilancarkan oleh Paolo Gucci, terhadap ayahnya, Aldo, serta beberapa anggota keluarga Gucci lainnya. Keluarga Gucci juga mengajukan tuntutan balik kepada Paolo yang seorang desainer supaya tidak menggunakan merek Gucci dalam produk kulit miliknya. Kedua tuntutan ini berakhir damai di tahun 1980.

Sayangnya, konflik tersebut tidak menjadikan keluarga Gucci menjadi utuh kembali, tetapi justru semakin retak dan masing-masing berusaha untuk mengambil alih perusahaan. Guna mencegah hal itu terjadi, akhirnya keluarg Gucci sepakat menjual 50% sahamnya di Guccio Gucci S.p.A. ke sebuah oerusahaan investasi asal Timur Tengah di tahun 1988.

5. Gordon Ramsay Holdings



Kehidupan pribadi koki terkenal asal Inggris, Gordon Ramsay, yang dikenal sebagai koki temperamental dari acara The Hell's Kitchen, menjadi sorotan media pada akhir 2010 ketika ia berseteru dengan mertua laki-lakinya.

Ramsay memutuskan hubungan profesional dengan mertuanya yang bernama Chris Hutcheson setelah memecatnya dari jabatan presiden direktur di perusahaan miliknya, yaitu Gordon Ramsay Holdings, pada bulan Oktober.

Hutcheson yang geram menyebut Ramsay seorang 'monster' yang mencoba membuat anaknya, Tana yang tak lain istrinya Ramsay, membenci ayahnya sendiri. Ramsay pun membalas melalui keterangan tertulis dengan menyebuy Chris sebagai 'diktator.'

Konflik ini menjadi sasaran empuk media Inggris meraup keuntungan besar saat itu. Hingga akhirnya pada Januari 2011, Ramsay berniat untuk mengakhiri perseturuan tersebut.

Kepada media lokal ia mengaku sudah berbuat salah, dan belajar banyak dari kesalahan tersebut. Ia juga memberi pesan kepada khalayak jangan pernah mencapurkan kepentingan bisnis dengan keluarga.
11.23 | 2 Komentar | Read More
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...