Kisah Perjalanan Hidup John Kei

Written By Rison Sarundaek on Kamis, 23 Februari 2012 | 08.06


Nama John Refra Kei (42) sudah tidak asing lagi dalam catatan hitam aparat kepolisian. John Kei, demikian pria ini akrab disapa, kerap dikait-kaitkan dengan beberapa kasus pembunuhan hingga penganiayaan yang terjadi antar loyalisnya dengan kelompok lainnya.

John Kei juga pernah divonis delapan bulan penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Surabaya pada tanggal 11 Agustus 2008. Saat itu, John Kei bersama adiknya, Tito Refra, terlibat dalam penganiayaan dua pemuda di Maluku.

Sebelumnya, John pun sempat dikaitkan dengan pembunuhan Basri Sengaji, tokoh Maluku lainnya, di Hotel Kebayoran Inn, Jakarta Selatan, pada tanggal 12 Oktober 2004. Kendati demikian, perjalanan hidup John Kei terbilang pelik.

Meski tumbuh di keluarga yang berlatar kepolisian, John lebih memilih pergi dari rumah dan hidup mandiri dengan merantau. Dia bahkan pernah hidup di bawah kolong jembatan dan nyaris kelaparan karena tidak memiliki uang untuk membeli makanan.

Kabur dengan kapal barang, John Refra Kei adalah anak kelima dari enam bersaudara. Saudara John lainnya terdiri dari tiga orang laki-laki dan dua orang perempuan. John lahir di Tutrean, Pulau Kei, Maluku Tenggara, pada 10 September 1969. John lahir di sebuah pulau dengan kebudayaan masyarakat pesisir yang jumlahnya mencapai 200.000 jiwa.

Di pulau itulah, John tumbuh dan mengenyam pendidikan bersama kakak dan adiknya. Ia tumbuh di lingkungan keluarga yang sangat disiplin. Ayahnya adalah seorang anggota Brimob sementara kakaknya sempat menjadi kapolsek di salah satu wilayah di Maluku.



Ketika beranjak dewasa, John yang dikenal adiknya, Tito, sebagai sosok yang sangat keras dan penyayang itu memang kerap terlibat pertikaian. "Tetapi, kalau di keluarga dia sangat penyayang dan humoris. Asal jangan diganggu, dia bisa jadi orang paling jahat," ungkap Tito dalam perbincangan dengan Kompas.com, Selasa (21/2/2012), di Rumah Sakit Polri Soekanto, Jakarta.

Tito menceritakan, ketika menginjak bangku sekolah menengah atas (SMA), tiba-tiba saja kakaknya itu memutuskan pergi dari rumah pada tahun 1986. "Itu pilihan hidup dia untuk merantau. Kami sekeluarga nggak keberatan karena dia laki-laki. Di adat kami, kalau laki-laki merantau sejauh-jauhnya tidak masalah. Dia bisa jaga diri," kata Tito.

Saat itu, dengan pakaian seadanya, John yang baru berusia belasan tahun nekat pergi keluar Maluku menuju Surabaya dengan menumpang kapal barang. Begitu tiba di sana, John sempat tinggal di rumah pamannya. "Namanya numpang kan disuruh macam-macam. Disuruh cuci, ngepel, ha-ha-ha. Dulu dia ngepel juga loh. Tapi akhirnya kakak saya nggak betah dan kabur lagi," ujar Tito.

John memilih hidup di jalanan tanpa tahu wilayah Surabaya. Kolong jembatan menjadi tempat favoritnya melepas lelah. "Tidur hanya beralaskan tanah saja di bawah jembatan itu," katanya.

Bertemu orang tua asuh

Ketika bergulat dengan dunia kelam di jalanan, John akhirnya bertemu dengan seorang pria bernama Benny yang akhirnya menganggap John layaknya anak. Menurut Tito, Om Benny, demikian ia kerap dipanggil, menjadi orang yang paling berjasa dalam hidup John Kei. Om Benny adalah pria asal Maluku yang sudah lama tinggal di Surabaya. Dengan Om Benny-lah, John akhirnya meninggalkan jalanan dan tinggal di rumah pria tersebut.

"Dia selalu bantu kakak saya. Sampai sekarang pun dia masih mau datang melihat kakak saya," ucap Tito.

Setelah itu, John pindah ke Jakarta dan menumpang di rumah saudara Om Benny. Tepatnya di kawasan Berlan, Jakarta Pusat. John akhirnya mengubah namanya menjadi John Kei. "Nama asli kakak saya itu John Refra. Refra nama marga. Kei itu kampung halaman kami. Beliau memperkenalkan diri menjadi John Kei saat di Jakarta, mungkin supaya lebih mudah diingat saja," papar Tito.





Di Berlan, John Kei muda yang pintar bergaul mulai menancapkan pengaruhnya kepada pemuda-pemuda di sana. "Tanya sama orang Berlan, ada nggak yang nggak kenal John Kei? Pasti tidak ada," katanya.

Menurut Tito, kepintaran kakaknya yang paling menonjol adalah dalam menjaga hubungan. Hubungan pertemanan yang dibangun John Kei tidak pernah terputus dan selalu dibina. "Dari situlah dia bisa jadi seperti sekarang. Karena pintar jaga relasi," ucapnya.

Selain itu, hal lain yang dikagumi Tito dari sosok John Kei adalah sifatnya yang tidak serakah. "Kalau ada rezeki dia selalu bagi ke saudara-saudara. Kalau ada yang minta tolong pasti dibantu tanpa perhitungan. Dia tidak serakah. Kalau mau serakah, seluruh Jakarta sudah bisa dikuasai," katanya.

John Kei memiliki banyak loyalis yang jumlahnya mencapai belasan ribu anggota yang tergabung dalam Angkatan Muda Kei (Amkei) di Jakartaa. John juga adalah pendiri sekaligus ketua Amkei. John disebut-sebut memiliki kekayaan dari usahanya di bidang jasa pengamanan dan penagihan utang.

Namun, hal itu dibantah Tito yang menyebut kakaknya tidak memiliki perusahaan itu lagi. Perjalanan hidup John Kei saat ini kian dekat dengan kasus pidana lain. Pasalnya, John harus berurusan lagi dengan aparat kepolisian. Ia ditangkap dan ditahan aparat kepolisian pada Jumat (17/2/2012) malam di Hotel C'one, Pulomas, Jakarta Timur. Ia diduga sebagai otak pembunuhan bos PT Sanex Steel Indonesia (SSI), Tan Harry Tantono alias Ayung (45), pada 26 Januari 2011, di Swiss-Belhotel, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

1 Komentar:

Jasa Pembuatan Ijazah mengatakan...

Kami Jasa Pembuatan Ijazah Profesional Melayani Jasa Kepengurusan Ijazah SMU, D3, S1 dan S2 TERPERCAYA sejak tahun 1996 .

1. Kami membantu anda yang kesulitan :

– Ingin kuliah tapi tidak ada waktu karena terbentur jam kerja

– Ijazah hilang, rusak, dicuri, kebakaran dan kecelakaan faktor lain, dll.

– Drop out takut dimarahin orang tua.

– Biaya kuliah tinggi tapi ingin cepat kerja

– Ijazah ditahan perusahaan tetapi ingin pindah ke perusahaan lain

– Dll.

JASA KAMI :

Semua ijazah DIPLOMA (D1,D2,D3) S/D SARJANA (S1, S2)..
Hampir semua perguruan tinggi kami punya data basenya.

• UNIVERSITAS TARUMA NEGARA
• UNIVERSITAS MERCUBUANA
• UNIVERSITAS GAJAH MADA
• UNIVERSITAS ATMA JAYA
• UNIVERSITAS PANCASILA
• UNIVERSITAS MOETOPO
• UNIVERSITAS TERBUKA
• UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA
• UNIVERSITAS TRISAKTI
• UNIVERSITAS KRISTEN INDONESIA
• UNIVERSITAS BUDI LIHUR ASMI
• UNIVERSITAS ILMUKOMPUTER
• UNIVERSITAS DIPONOGORO
• AKADEMI BAHASA ASING BINA SARANA INFORMATIKA
• UPN VETERAN
• AKADEMI PARIWISATA INDONESIA
• INSTITUT TEKHNOLOGI SERPONG
• STIE YPKP
• STIE SUKABUMI
• YAI
• ISTN STIE PERBANAS
• LIA / TOEFEL STIMIK SWADHARMA
• STIMIK UKRIDA
• UNIVERSITAS NASIONAL
• UNIVERSITAS JAKARTA
• UNIVERSITAS BUNG KARNO
• UNIVERSITAS PADJAJARAN
• UNIVERSITAS BOROBUDUR
• UNIVERSITAS INDONESIA
• UNIVERSITAS MUHAMMADYAH
• UNIVERSITAS BATAM
• UNIVERSITAS SAHID
• Seluruh universitas yang ada di Indonesia .

DATA YANG DI BUTUHKAN
Persyaratan untuk ijazah :

1. Nama
2. Tempat & tgl lahir
3. Foto ukuran 4 x 6 (bebas, rapi, dan usahakan berjas),
4. IPK yang di inginkan
5. Universitas yang di inginkan
6. Jurusan yang di inginkan
7. Tahun kelulusan yang di inginkan
8. Nama dan alamat lengkap, serta no. telphone untuk pengiriman dokumen

Semua data persyaratan dikirim melalui email ke : 085736927001.KU@GMAIL.COM

Pembayaran 50% didepan sisa saat serah terima pesanan.
PENGIRIMAN Dokumen Via JNE

Biaya Administrasi :

- SD = Rp. 4.000.000
- SMP = Rp. 4.000.000
- SMA = Rp. 4.000.000
- D3 = Rp. 6.000.000
- S1 = Rp. 8.000.000
- S2 = Rp. 20.000.000
- S3 = Rp. 35.000.000
- D3 Kebidanan / Keperawatan Rp. 10.000.000
- S1 Kebidanan / Keperawatan Rp. 12.000.000
(minimal sudah pernah kuliah di jurusan tersebut hingga semester 4)
S1 Dokter. Rp. 30.000.000

Kelebihan Jasa Kami :

1. Jaminan Ijazah yang sah / Legal / Terakreditasi KOPERTIS + BANPT
2. Terdaftar di kampus dan diknas (Bukan Ijazah Aspal)
3. Aman untuk daftar CPNS / Caleg/ CaBup
4.Tenang untuk melanjutkan ke Jenjang Pendidikan yg lebih tinggi S1/S2/S3
5. Bisa ikut wisuda (Khusus Paket Wisuda)
6. Tidak takut di cek di kampus bersangkutan karena benar-benar TERDAFTAR
7. Sudah termasuk biaya pembuatan Skripsi/ tugas akhir / Tesis .

Fasilitas yang Kami Berikan :

1. Ijazah
2. Transkrip Nilai & Legalisir NIM (No Induk Mahasiswa) & No Seri Ijazah yang terdaftar .
3. Kartu mahasiswa / Kartu pelajar .
4. Keamanan rahasia identitas pemesan.

Prosedur Pemesanan :
1. Mengirim persyaratan melalui email.
2. Konfirmasi melalui sms ke nomor 085736927001 .
3. Membayar administrasi 50% melalui transfer.
Untuk pertanyaan lain silahkan anda kirim sms ke nomor : 085736927001

Terimakasih

www.ijazahlegal.blogspot.com

www.solusiijazahinstan.blogspot.com

‪#‎JasaPembuatanIjazahInstan‬

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...