Ibu Ini Rela Donorkan Ginjal untuk Orang Tidak dia Kenal

Written By Rison Sarundaek on Jumat, 30 Desember 2011 | 11.21

Kebanyakan orang menjadi donor organ untuk orang yang dikenalnya. Tapi ibu dari 2 orang anak ini mendonorkan ginjalnya pada orang asing yang dikenalnya setelah pesta karena tersentuh dengan kondisi orang tersebut.

Veronica Buttigieg dan Manoly Viravong

Veronica Buttigieg menawarkan diri untuk menyumbangkan ginjalnya hanya beberapa menit setelah bertemu dengan Manoly Viravong (45 tahun) di sebuah acara. Viravong sendiri sudah menunggu selama 5 tahun untuk mendapatkan donor ginjal.

Awalnya Viravong hanya mengobrol biasa dengan Buttigie dan suaminya Mario, hingga ia menceritakan kondisinya yang sudah menunggu donor selama 5 tahun meski sebelumnya adik dari Viravong telah setuju menjadi donor namun membatalkannya dimenit-menit terakhir.

"Saya merasa ia sudah putus asa, lalu tiba-tiba saya berpikir kenapa bukan saya yang menolongnya. Dan saya merasa itu seperti sebuah takdir," ujar Buttigieg, seperti dikutip dari Telegraph, Jumat (30/12/2011).

Buttigieg pun harus menjalani serangakain tes hingga akhirnya dokter memberikan hasil bahwa ia bisa menjadi donor hidup untuk Viravong. Prosedur donor ginjal dari Buttigieg ke Viravong ini berlangsung pada bulan Juli 2011 di Royal London Hospital dan berjalan lancar.

Setelah operasi, Buttigieg menghabiskan waktu beberapa minggu di rumah untuk memulihkan kondisinya dan kini ia sudah kembali sehat dan bisa bekerja seperti semula di Basildon Hospital.

"Hidup saya tidak berubah atau menjadi lebih buruk dari sebelumnya, tapi yang pasti hidup Viravong kini telah berubah menjadi lebih baik," ujarnya.

Buttigieg menuturkan ia merasa senang bisa melakukan hal tersebut, karena ia berpikir Viravong adalah seorang ibu dan bagaimana jika hal itu terjadi pada dirinya atau saudaranya.

Viravong didiagnosis memiliki penyakit ginjal kronis ketika ia melahirkan anak pertamanya 18 tahun lalu. Awalnya ginjal yang dimiliki masih bisa berfungsi sekitar 50 persen, tapi secara bertahap semakin memburuk hingga ia mulai melakukan dialisis (cuci darah) dan masuk dalam daftar transplantasi ginjal.

"Sekarang saya tidak perlu lagi melakukan dialisis dan ginjal baru ini juga bereaksi dengan baik di tubuh saya. Kini untuk pertama kalinya saya bisa melakukan perjalanan jauh untuk kembali ke rumah di Leigh," ujar Viravong.

0 Komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...