Ice Breaking, Cara Dosen PDKT ke Mahasiswa

Written By Rison Sarundaek on Kamis, 16 Februari 2012 | 19.35


Partisipasi mahasiswa di dalam perkuliahan dinilai sangat penting. Salah satu metode yang dapat dilakukan dosen untuk merangsang partisipasi mahasiswa di dalam kelas adalah ice breaking.

Untuk itu, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan Training of Trainers “Metode Pelatihan Partisipatif dan Ice Breaking Pengembangan Diri Mahasiswa dan Promosi” bagi dosen dan Karyawan. Dosen sekaligus trainer UMY, Muhammad Samsudin didapuk sebagai pembicara dalam acara tersebut.

Samsudin menjelaskan, Ice Breaking adalah metode mencairkan suasana yang tegang menjadi segar dan rileks. Metode ini dilakukan untuk menciptakan suasana setara antara pemberi materi dan peserta di dalam sebuah pelatihan atau di dalam kelas.

“Ada waktu-waktu di mana suasana tidak begitu cair antara dosen dan mahasiswa, maka cara yang paling mudah adalah dengan mencairkan suasana sehingga mudah para dosen dapat meminta mahasiswa untuk berpartisipasi lebih aktif. Ini karena sudah tercipta kondisi yang setara," kata Samsudin seperti dikutip dari laman UMY.

Menurut Samsudin, ice breaking dapat dilakukan dengan berbagai bentuk. Di antaranya cerita, yel-yel, teka-teki, gerak badan, dan permainan lain. Dengan adanya bentuk-bentuk ini, diharapkan akan ada respons dari peserta belajar.

“Suasana akan menjadi lebih cair. Metode-metode itu menghilangkan sekat psikologis di antara dosen dan mahasiswa. Dengan begitu, para peserta akan lebih aktif dan fokus pada pembahasan yang sedang berjalan,” ujarnya.

Sementara menurut Kepala Biro Kemahasiswaan, Alumni dan Pengembangan Karir (BKAPK) UMY M Haris Aulawi, pada dasarnya, pelatihan ini diberikan untuk meningkatkan kualitas perkuliahan di UMY. “Selain memberi kemudahan bagi dosen untuk menerapkan sistem komunikasi dua arah, partisipasi mahasiswa akan meningkatkan kemampuan berbicara mereka sendiri di depan umum,” tuturnya

0 Komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...