Gaya Kreatif Para Cosplayer

Written By Rison Sarundaek on Senin, 09 Januari 2012 | 11.06

 
Inilah gaya sekelompok remaja yang disebut cosplayer. Mereka seringkali berkumpul dengan dandanan dengan kostum mirip tokoh animasi Jepang. Seperti kostum Kenshin Himura, Naruto, Sailormoon, Pangeran Bertopeng, Tsasuke, tokoh-tokoh dalam Death Note bahkan Doraemon.

Inilah keunikan dari costum play (cosplay). Mereka memang terlihat tampil beda tampil beda, menciptakan tren sendiri. Cosplayer awalnya muncul di Bandung. Pesertanya tentu para pecinta cerita animasi Jepang. Lalu, mereka berdandan seperti tokoh itu. Kelompok cosplayer sering mengadakan berbagai kegiatan.



Mulai lomba kostum cosplayer, animasi dan menulis cerita. Karena daya kreativitas yang diciptakan itu, cosplayer berkembang ke kota – kota lainnya sepeprti Yogya.

Cosplay punya banyak macam. Ada yang disebut dengan cosplay manga atau anime yaitu cosplay yang berasal dari komik Jepang dan komik Amerika. Seperti Naruto, Sailormoon, dan sebagainya. Ada juga cosplay game, yang berasal dari game atau permainan dunia maya.


Contohnya Mario Bros. Ketiga, cosplay tokusatsu yang berasal dari karakter film Tokusatsu. Keempat, cosplay gothic. Cosplay ini masih bernuansa serba hitam tapi diambil dari karakter tokoh animasi Jepang. Seperti Death Note, tokoh malaikat kematian yang selalu berpakaian hitam.

Di Jepang, cosplay ini pertama diadakan 1978 di Ashinoko, Prefektur Kanagawa. Peragaan cosplay ini dalam rangka pesta topeng konvensi fiksi ilmiah Nihon SF Taikai ke-17.




Saat itu, yang pertama dikenalkan adalah kostum tokoh manga Triton of the Sea karya Osamu Tezuka. Kritikus fiksi ilmiah, Mari Kotani yang menghadiri konvensi tersebut memakai kostumnya. Ketika media massa mewawancarainya, ia pun tidak membantah memakai kostum anime. Sejak saat itu, cosplay Jepang pun berkembang dan muncul beragam macam keunikan lainnya.

Di Indonesia, acara peragaan cosplay ini pun baru bermunculan pada 2000 an. Ketika pagelaran Gelar Jepang di Universitas Indonesia (UI), Bunkasai Japan di Universitas Nasional (Unas), Animonster event, Hellofest, dan Extravaganza event. Setelah penyelenggaraan acara itu, cosplayer Indonesia banyak yang mulai menggunakan cosplay dan bermunculan pula perlombaan cospaly di tanah air. (tia/ln)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...