Inilah 7 Cara Menghindari Kejahatan di Jalan

Written By Rison Sarundaek on Rabu, 21 Desember 2011 | 10.09

Saat ini kejahatan bisa terjadi dimana saja, dan menyerang siapa saja. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu kewaspadaan dan kemampuan menjaga diri. Kita tidak bisa lagi sekadar bisa berharap tidak akan terjadi sesuatu yang membahayakan, atau mempersenjatai diri dengan ilmu bela diri. Bila memungkinkan, ubah sikap kita yang tanpa kita sadari membuat diri kita lengah.



Jana Leo, penulis buku Rape New York, mengisahkan bagaimana seorang pria ternyata sudah mengintai dirinya selama beberapa bulan sebelum akhirnya berhasil memasuki apartemen dan menyerangnya. "Tamu asing (25 persen pemerkosa) mengambil keuntungan dari momen-momen yang rapuh, seperti pintu depan bangunan yang terbuka. Serangan cenderung akan terjadi di ruang-ruang transit seperti pintu masuk, anak tangga, elevator, basement, atap, lobi, koridor, dan gerbang. Perkosaan terjadi paling sering di tempat-tempat dimana keintiman tertentu mungkin terjadi," tulisnya.

Leo lalu membeberkan bagaimana perempuan bisa menjaga diri, baik di rumah maupun di jalanan, untuk menghindari tindak kejahatan dalam bentuk apapun.

1. Amati keadaan di sekeliling Anda, dan jangan biarkan pikiran Anda kosong
Waspada, dan waspada, menjadi kata kuncinya. Anda mungkin pernah mendengar bagaimana pelaku kejahatan yang menggunakan cara hipnotis menguasai korbannya? Mereka dikuasai ketika pikiran mereka sedang kosong atau tidak konsentrasi. Bahkan pelaku kejahatan saat ini bisa melancarkan aksinya hanya melalui telepon. Ketika Anda begitu terpaku pada tumpukan pekerjaan di meja kerja, atau pada suatu aktivitas tertentu, Anda tak sadar bahwa Anda menjadi lengah. Saat itulah pelaku kejahatan beraksi.

2. Pastikan kunci rumah masih berfungsi dengan baik
Pastikan pintu atau jendela rumah dilengkapi selot atau kunci yang masih baik, tidak berkarat sehingga mudah dijebol. Bila pintu dan jendela terkunci rapat, tak akan ada orang yang mudah keluar-masuk dengan melompati jendela, misalnya. Bila mungkin, pasang perangkat keamanan yang mudah di-install di kusen jendela untuk perlindungan ekstra. Memasang teralis di pintu dan jendela juga akan membantu.

3. Kenali tetangga Anda
Inilah gunanya bersosialisasi dengan tetangga. Anda akan tahu masalah apa yang sedang terjadi di lingkungan perumahan Anda, misalnya soal pencurian yang sedang sering terjadi. Dengan bersosialisasi, Anda juga akan berbagi informasi mengenai cara menghindarinya. Bila memang sering terjadi pencurian, jangan ragu melaporkan pada pengembang perumahan. Tak jarang pengembang perumahan memberikan pengamanan ekstra ketika ada laporan resmi dari warganya. Ketika suatu kelompok berusaha mengatasi masalah semacam ini bersama-sama, pengaruhnya pun akan lebih besar daripada jika Anda berjuang sendiri.

4. Jangan terlalu percaya pada tamu yang tak dikenal
Anda sering mendengar cerita-cerita tentang seseorang yang mengetuk rumah dan mengatakan diminta kenalan Anda untuk mengambil barang atau membayar sesuatu. Tetapi ketika tamu semacam ini datang ke rumah Anda, Anda sedang lengah dan memercayainya begitu saja. Saat ini, tidak sulit bagi seseorang untuk mendapatkan seragam petugas tertentu. Atribut semacam ini menjadi cara yang sempurna untuk memasuki sebuah rumah tanpa dicurigai.

5. Jangan sibuk mengutak-atik pemutar musik atau ponsel saat berjalan sendirian
Mendengarkan musik, bermain game, atau meng-update status di Facebook memang menjadi cara yang asyik untuk membunuh waktu. Tetapi, ketika Anda melewati kawasan yang rawan kriminalitas, lebih baik tak usah mengeluarkan benda-benda semacam ini dari dalam tas. Lagipula, ketika telinga Anda dikuasai oleh suara musik yang ingar-bingar, Anda tak akan bisa mendengarkan langkah atau menangkap gelagat ketika seseorang berusaha mendekati Anda. Selain itu, mendengarkan musik juga akan mengalihkan konsentrasi Anda dari hal-hal yang terjadi di sekitar Anda.

6. Jangan membuka mobil dengan remote ketika jarak Anda masih jauh dari mobil
Perempuan sering menjadi incaran penjahat karena dianggap lemah dan sering lengah. Anda jelas bukan orang yang lemah, hanya kewaspadaan Anda yang perlu diasah. Seringkali korban kejahatan sudah lama diincar oleh pelaku kriminal, dan mereka hanya menunggu waktu yang tepat untuk melancarkan aksinya. Ia mungkin bersembunyi sampai Anda membuka pintu mobil, dan dengan cepat memanfaatkan waktu sekian detik untuk mengambil barang dari mobil Anda.

7. Dengarkan rasa takut Anda
Jika muncul rasa takut pada diri Anda ketika harus melewati suatu kawasan tertentu, sebaiknya Anda langsung waspada. Dengarkan rasa takut itu, dan jangan meyakini bahwa semuanya akan baik-baik saja atau bahwa Anda terlalu khawatir. Seringkali, alam bawah sadar kita mengetahui lebih baik bila ada sesuatu yang harus dikhawatirkan, daripada alam sadar kita. Maka bila mungkin, pilih rute lain meskipun jaraknya lebih jauh.

0 Komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...