1000 Lowongan Kerja di Pabrik Kratkatau Posco

Written By Rison Sarundaek on Jumat, 02 Desember 2011 | 15.33

Pabrik baru PT Krakatau Posco, perusahaan patungan PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) dan Pohang Steel Corporation (Posco) asal Korea, membutuhkan 1.000 karyawan baru. Sebagian karyawan lainnya akan dialihkan dari pabrik lama KRAS.

"Total karyawan di pabrik baru itu sekitar 1.000 orang. Dari asing juga ada, disesuaikan dengan saat-saat di mana mereka diperlukan," kata Direktur Utama KRAS Fazwar Bujang usai acara BUMN Award di Jakarta, Kamis (2/12/2011) malam.

Ia menambahkan, perusahaan patungan itu membutuhkan banyak karyawan asing di tahap awal pembangunan pabrik. Tak hanya dari Korea, tenaga ahli asing juga didatangkan dari dari perusahaan-perusahaan yang menjual manufaktur dari Jerman dan Itali.

Perseroan mengaku sudah mengatur jumlah karyawan yang akan dipindahkan dari pabrik lama Krakatau Steel. Saat ini, beberapa sudah dialihkan untuk membantu pembangunan pabrik baru tersebut.

"Saat ini baru sekitar 60 orang yang dari KS dipindah ke Posco. Mungkin nanti waktu beroperasi akan ada tambahan lagi sekitar 100 orang. Setelah itu akan ada rekrutmen baru," ujarnya.

"Tenaga kerjanya akan diatur dari masing-masing pihak sesuai dengan kesepakatan. Dan itu dikombinasikan dengan tenaga yang baru. Kita tetap menginginkan karyawan lapangan kalau direkrut akan 70% dari lokal," tambahnya.

Seperti diketahui, Posco dan Krakatau tengah membangun pabrik baja berkapasitas 6 juta ton per tahun yang sempat mengalami kendala sengketa tanah dengan pemerintah kota Cilegon. Kini pihak pemerintah Cilegon dan Krakatau Posco telah menyelesaikan sengketa itu dengan cara tukar guling.

Pembangunan pabrik patungan itu akan dilakukan dua tahap dan menelan dana hingga US$ 6 miliar dengan kapasitas 6 juta ton baja per tahun.

Untuk tahap pertama akan dibangun pabrik berkapasitas 3 juta ton yang akan selesai di 2013 dengan investasi US$ 2,5-3 miliar yang akan menghasilkan produk-produk seperti HRC (hot rolled coil), slab, dan plate.

Sedangkan untuk tahap kedua akan dilakukan konstruksi di 2011 dengan kapasitas 3 juta ton, sehingga total pembangunan dari tahap pertama dan kedua dilakukan selama 5 tahun. Dari jumlah produksi di tahap kedua sebanyak 30% akan diekspor ke Vietnam untuk memenuhi pabrik baja Posco yang memproduksi baja hilir.

0 Komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...