Mummy Wanita Berusia 700 Tahun di China

Written By Rison Sarundaek on Rabu, 07 Desember 2011 | 01.40

Pekerja konstruksi jalan raya di kota Taizhou, Propinsi Jiangsu, China secara tak sengaja menemukan mumi seorang wanita yang diperkirakan berusia 700 tahun. Mumi yang diduga berasal dari jaman Dinasti Ming (1368-1644) ini ditemukan di kedalaman 2 meter dibawah permukaan jalan. Saat ditemukan, kondisi fisik mumi tersebut masih sangat baik, bahkan alis matanya pun masih nampak jelas. Pakaian dan alas kaki yg dikenakan mumi tersebut juga masih dalam kondisi utuh.[vivanews, 31 Maret 2011]

Sedikit penjelasan tentang Mumi

Mumi adalah sebuah mayat yang diawetkan, dikarenakan perlindungan dari dekomposisi oleh cara alami atau buatan, sehingga bentuk awalnya tetap terjaga. Ini dapat dicapai dengan menaruh tubuh tersebut di tempat yang sangat kering atau sangat dingin, atau ketiadaan oksigen, atau penggunaan bahan kimiawi.

Mumi paling terkenal adalah mumi yang dibalsam dengan tujuan pengawetan tertentu, terutama dalam Mesir kuno. Orang Mesir percaya bahwa badan adalah tempat Ka seseorang yang sangat penting dalam masa setelah hidup.

Di Cina, telah ditemukan dari peti mati sipres yang tenggelam dengan menggunakan tanaman obat-obatan.

Mumi yang terbentuk karena kejadian alami, seperti di tempat super dingin (Ötzi manusia es, asam (manusia Tollund) atau kekeringan yang ditemukan di banyak tempat di dunia. Beberapa mumi yang terawet baik dalam kondisi alami bermulai sejak periode Inca di Peru.

Mumifikasi

Mumifikasi terjadi pada suhu panas dan kering sehingga tubuh akan terdehidrasi dengan cepat. Mumifikasi terjadi pada 12-14 minggu. Jaringan akan berubah menjadi keras, kering, warna coklat gelap, berkeriput dan tidak membusuk.[id.wikipedia.org]


Lihat Foto Mumi  wanita yang diperkirakan berusia 700 tahun, dibawah ini:


 
Pekerja jalanan tidak sengaja menemukan mumi 700 tahun dalam kondisi sangat baik di timur Cina. Mayat ini diyakini dari Dinasti Ming yang berkuasa pada 1368 hingga 1644.

Mumi yang ditemukan di kota Taizhou, Provinsi Jiangsu, Cina itu juga disertai dengan dua kotak makam kayu.
Arkeolog Cina dari Museum Taizhou sangat terkejut melihat kondisi kulit mumi wanita itu. Bahkan, rambut, bulu mata dan wajah menunjukkan mayat ini seolah baru saja meninggal. “Pakaian mumi sebagian besar terbuat dari sutra dengan sedikit katun. Biasanya, sutra dan katun sangat sulit untuk disimpan dengan baik sehingga perlu kecakapan yang tinggi untuk membuat pemakaman seperti ini,” kata Direktur Museum of Taizhou, Wang Weiyin.

Dengan tubuh setinggi 1,5 meter, mayat itu tersimpat dalam peti berisi cairan cokelat. Mumi itu juga menggunakan sebuah cincin, berpakaian tradisional dinasti Ming serta terdapat keramik dan tulisan-tulisan kuno di dalam peti mati.


  Berada dua meter di bawah permukaan jalan, fitur wanita dari kepala hingga sepatu ini tetap bertahan dengan kondisi asli. Bahkan tidak tampak perubahan yang sangat signifikan.

Dinasti Ming yang membangun Kota Terlarang (Forbidden City) dan memulihkan Tembok Besar Cina merupakan dinasti terakhir di Cina. Mereka juga menandai pertumbuhan ekonomi dan kemegahan budaya yang menghasilkan kontrak komersial pertama dengan Barat.

0 Komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...