Miss Indonesia "Astrid Ellena Indriana Yunadi" Tak Diakui Ayahnya

Written By Rison Sarundaek on Kamis, 26 Januari 2012 | 14.13


Kabar tak sedap menerpa Miss Indonesia 2011, Astrid Ellena Indriana Yunadi (21). Gadis itu tidak diakui lagi sebagai anak oleh ayah kandungnya, Dr Fredrich Yunadi. Namun Astrid Ellena menyebut semua kabar tentang dirinya itu bohong belaka.

Fredrich tampaknya kesal lantaran anaknya yang akrab dipanggil Ellena itu pergi meninggalkan rumah tanpa meminta izin kepadanya. Pernyataan pemutusan hubungan ayah-anak itu dilakukan Fredrich secara terang-terangan. Bahkan pria yang berprofesi sebagai pengacara itu memasang iklan pengumuman di sebuah surat kabar pada 19 Januari 2012 lalu.

Dalam iklan itu antara lain disebutkan: "Pada hari Sabtu, tanggal 13 Agustus 2011, ASTRID ELLENA INDRIANA YUNADI (Ellen), lahir di Jakarta, 8 Juni 1990, telah keluar dan meninggalkan rumah tanpa seizin saya selaku ayahnya, maka terhitung mulai tanggal 13 Agustus 2011 Astrid Ellena Indriana Yunadi TIDAK LAGI DIAKUI SEBAGAI ANAK. Dan segala perilaku, perbuatan serta akibatnya sepenuhnya merupakan tanggung jawab pribadi Astrid Ellena Indriana Yunadi, bukan tanggung jawab saya selaku ayahnya dan tidak bisa dikaitkan dengan keluarga besar Yunadi".

Selain itu Fredrich juga menuding bahwa Ellena kabur lantaran ia tidak setuju anaknya itu berpacaran dengan Dony Leimena (36). Pasalnya, usia keduanya terpaut jauh, yakni 15 tahun.

Kabar ini tentu sangat mengejutkan. Apalagi berita tentang Astrid Ellena selama ini cukup baik. Prestasinya sebagai Miss Indonesia lumayan bagus. Di ajang pemilihan Miss World yang digelar di London (Inggris), 6 November 2011, Astrid berhasil masuk dalam 15 besar. Itulah pertama kalinya seorang peserta asal Indonesia berhasil menjadi semi finalis dalam ajang yang sudah berlangsung selama 61 tahun tersebut.

Dalam kontes dunia itu Astrid menjadi juara untuk kategori Beauty Purpose, suatu kategori penilaian  proyek sosial yang dijalankan kontestan di negara masing-masing. Astrid dan kontestan asal Ghana menjadi juara bersama Beauty with Purpose karena memiliki skor yang sama. Proyek sosial Astrid mengusung tema sosial permasalahan penyakit Filoriasis (Elephatiasis) atau biasa disebut penyakit Kaki Gajah.

Lebih membanggakan lagi, Astrid juga masuk dalam Top 11 Miss Talent karena kemahirannva bermain piano, selain mampu berbiacara dalam bahasa Inggris, Spanyol, dan Mandarin. Kala itu, Astrid membawakan lagu Ballade Pour Adeline (Richard Clayderman) dan River Flows In You (Yiruma).

Memang pernah muncul berita miring tentang perginya Astrid dari rumah. Namun hal itu tidak mengganggu aktivitas sehari-hari gadis itu, baik sebagai Miss Indonesia maupun sebagai mahasiswi Universitas Pelita Harapan (UPH), Karawaci, Tangerang.

Menurut manajernya, Nunik, Astrid Ellena saat ini sedang sibuk bimbingan untuk menyelesaikan tugas akhir di kampus UPH Karawaci. Kegiatannya terkait dengan Miss Indonesia juga berjalan biasa. "Masih ada kegiatan sosial yang dilakukannya kok," kata Nunik, kemarin.
Masalah orangtua
Menanggapi berita tentang dirinya Astrid Ellena pun angkat bicara. Menurut dia, kabar yang berkembang belakangan ini semuanya tidak benar. Hanya saja, ia belum mau berbicara banyak dengan alasan takut salah ucap. "Yang pasti semuanya itu bohong," tegas Ellena saat dihubungi Warta Kota melalui telepon Rabu (25/ 1/2012) malam.
Ellena hanya mengatakan kalau pemberitaan tentang dirinya sebenarnya terkait dengan permasalahan kedua orangtuanya, yakni Fredrich Yunadi dan Linda Indriana Campbell. Dikatakan oleh Ellena, kedua orangtuanya sudah bercerai sejak ia kecil. "Orangtua saya sudah bercerai sejak saya berumur 3 tahun. Jadi ini sebenarnya ada hubungannya sama permasalahan kedua orangtua saya. Karena itu, supaya lebih jelas, Lebih baik tanyakan kepada mama saya saja," tambahnya.
Tak dianggap sejak cerai

Semalam, Warta Kota menghubungi ibunda Ellena, Linda Indriana Campbell, yang kini bermukim di Maryland, Amerika Serikat. Linda sudah menikah lagi dengan pria berkewarganegaraan Amerika Serikat.
Dari sini, terkuaklah permasalahan keluarga yang tengah dialami Ellena saat ini. Linda memutuskan untuk angkat bicara terkait berita pemutusan hubungan keluarga yang dilakukan Fredrich Yunadi terhadap Astrid Ellena. Menurut pengakuan Linda, Ellena memang sudah tidak dianggap anak oleh Fredrich sejak gadis itu masih kecil, tepatnya sejak Linda dan Fredrich bercerai sekitar 18 tahun lalu.

"Fredrich itu memang orang yang keras dan kasar. Apa maunya harus dituruti. Sekitar 30 tahun lalu kepada saya pernah dilempar gelas hingga bocor. Sampai sekarang rasa sakitnya masih terasa. Saya terpaksa minta cerai saat Ellena masih 3 tahun," ungkap Linda.

Menurut Linda, sejak bercerai dan Fredrich, anak perempuannya itu tidak pernah dinafkahi apapun oleh Fredrich. "Yang memenuhi semua kebutuhan Ellena sejak kecil hingga dia itu lulus SMA cuma saya. Ayahnya tidak pernah memberi apapun kepada Ellena. Karena itu, ayahnya memang tidak pernah menganggap Ellena sebagai anak meskipun dia tidak membolehkan saya mengasuh Ellena," kata Linda lagi.

Tahun 2004, kata Linda, ia akhirnya memutuskan pergi ke Amerika Serikat demi memulai kehidupan yang baru. Saat itu Linda mengaku membawa kabur Ellena besertanya. "Sejak tujuh tahun lalu saya sudah tinggal di Amerika. saya menyekolahkan Ellena hingga dia lulus SMA di Amerika Serikat," tuturnya.

Linda mengungkapkan, selama bersekolah di AS, Ellena punya nilai sekolah yang sangat bagus. Bahkan, banyak universitas terkenal yang menawarkan beasiswa untuk Ellena agar melanjutkan kuliahnya di universitas. Nah, di sinilah ketegangan antara Linda dan Fredrich berkembang lagi.

Setelah lulus SMA. Ellena yang ternyata adalah anak bungsu dari 3 bersaudara itu memohon izin kepada Linda untuk tinggal di Indonesia bersama ayah dan kakak-kakaknva.

"Saya sudah bilang supaya dia kuliah di sini saja (Amerika-red). Kuliah di sini enggak usah bayar karena banyak yang nawarin beasiswa. Tapi akhirnya saya izinkan dia tinggal bersama ayah dan kakak-kakaknya di Indonesia. Biar dia merasakan dan mengenal sendiri seperti apa tipikal ayahnya itu," kata Linda.

Di Indonesia, Ellena pun kuliah di Universitas Pelita Harapan (UPH) karena mendapat beasiswa. "Jadi pas dia kuliah pun bapaknya tidak membiayai karena Ellena mendapat beasiswa," jelas Linda.

Di UPH, kata Linda, Ellena tetap menunjukkan prestasi tinggi hingga akhirnya dia memutuskan untuk ikut kontes Miss Indonesia 2011 dan menang.

0 Komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...