Dengan Layang-Layang Memecahkan Rekor Antartika

Written By Rison Sarundaek on Kamis, 03 November 2011 | 11.32

Dua penjelajah Belgia berharap untuk memecahkan rekor dunia ekspedisi kutub terlama, tanpa bantuan peralatan bermotor.
Perjalanannya direncanakan akan memakan 100 hari, melampaui 6.000 kilometer di Antartika.

Mantan petualang Dixie Dansercoer, yang menyeberangi Antartika tahun 1997, dan Sam Deltour 26 tahun berkata, mereka akan memanfaatkan pola angin tertentu untuk menempuh jarak jauh dengan layang-layang khusus.
          
Mereka berkata bisa menempuh sekitar 60 kilometer per hari, atau 300 kilometer dalam kondisi puncak. Kereta berat akan meluncur melewati es dan salju.
        
Dansercoer yakin mereka bisa mengalahkan rekor dunia saat ini, yang dipegang oleh Rune Gjeldnes dari Norwegia lima tahun lalu. Rune berjalan kaki 4.800 kilometer dalam 90 hari.

[Dixie Dansercoer, Petualang Kutub]:
"Kami sangat yakin bisa mengalahkan rekor ini, karena kami sudah bereksperimen dengan rata-rata melampaui 60 kilometer per hari."

Masing-masing akan menarik kereta luncur seberat 190 kilogram, yang berisi makanan, tenda, layang-layang dan peralatan ilmiah.

[Dixie Dansercoer, Petualang Kutub]:
"Kami akan terbang melayang sejauh mungkin dan bahkan tanpa angin. Layang-layang yang kami kembangkan dapat memanfaatkan angin di ketinggian. Jadi layang-layang besar dari foil yang sangat ringan, mengembang 50 meter persegi disaat melayang dalam angin. Kemudian perlahan-lahan akan naik dan diharapkan menuju ke lapisan banyak angin."
                   
Selama perjalanan, mereka akan mengukur pola angin dan mengirim informasi tentang kualitas es pada ilmuwan di tanah air mereka di Belgia.
          
Dansercoer juga menjelaskan perihal faktor risikonya.

[Dixie Dansercoer, Petualang Kutub]:
"Tentu saja ada faktor risikonya, tapi tidak akan lebih bahaya daripada lalu lintas di Belgia. Jadi ketika kita berbicara risiko, saya merasa jauh lebih lega dan nyaman di tempat di mana saya bisa merasakannya."
                                
Dansercoer dan Deltour berencana mencapai Kutub Selatan pada 14 Desember, tepat 100 tahun setelah penjelajah Norwegia Roald Amundsen pertama menginjakkan kakinya di sana.

Sumber:http://erabaru.net

0 Komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...